20 Tahun Tak Tersentuh Perbaikan, Atap SDN Pelem 3 Ponorogo Nyaris Ambruk

Ponorogo – Atap empat kelas di di Sekolah Dasar Negeri (SDN)  Pelem 3 Kecamatan Bungkal, Kabupaten Ponorogo nyaris ambruk. Ironisnya, sekolah itu diketahui tidak pernah terjamah oleh perbaikan sejak 20 tahun lalu.

Kondisi atap yang nyaris ambruk itu karena tak mampu bertahan dari gempuran musim hujan disertai angin kencang. Jelas, kondisi atap tersebut membahayakan bagi para siswa yang sedang belajar.

Atap yang rusak berada di kelas 1 hingga kelas 4 dan menggangu para siswa saat proses Kegiatan Belajar Mengajar (KBM). Tercatat total ada 76 siswa yang bersekolah di SDN Pelem 3 dari kelas 1 hingga kelas 4. “Kondisi plafon banyak yang lepas dan menggantung, takut nanti kena anak-anak,” kata Wakil Kepala SDN Pelem 3, Misroto.

Baca Juga :  APBD Surabaya 2024 Rp 10,9 Triliun, Prioritaskan Pendidikan, Kesehatan dan Infrastuktur

Ia menyebut sejak Tahun 2000 bangunan sekolah belum disentuh perbaikan. Tidak heran jika kondisi atap pada bagian kayu banyak yang keropos akibat dimakan rayap.

“Ada beberapa genteng hilang tersapu angin saat hujan deras. Ada juga kayu atap yang terkena air akhirnya keropos. Sudah 2 tahun ini,” ujarnya.

Selain ruang kelas, kerusakan juga terjadi di ruang dapur dikarenakan pondasi bangunan yang rendah dan membuat tembok keropos terkena air.”Tempatnya masih dipakai seperti biasa. Ya mau gimana lagi karena tidak ada ruangan lain,” ujar dia. (ist/sur)





Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini