Akhirnya, Setelah 8 Tahun, JKT48 Merilis Single Original Perdana “Rapsodi”

Sebagai sister group pertama AKB48 di luar Jepang, butuh waktu delapan tahun bagi JKT48 agar mendapat lampu hijau merilis lagu original perdana mereka. Waktu yang tak terbilang singkat dan telah lama dinantikan baik oleh para penggemar maupun member JKT48 sendiri.

Kini, penantian panjang tersebut terjawab dalam “Rapsodi”, single original perdana JKT48 yang telah dirilis resmi (22/1/2020). Dalam konferensi pers yang digelar di JKT48 Theater, 16 member yang terpilih dari Pemilihan Member Single Original JKT48 yang digelar November lalu tampil cantik membawakan lagu tersebut di hadapan media. Lagu ini diciptakan oleh Trio Laleilmanino sebagai komposer dan koreografi yang digarap oleh Ari Tulang.

Laleilmanino yang terdiri dari Lale dan Ilman Maliq & D’Essentials serta Nino RAN telah menjadi trio pencipta lagu yang mencetak banyak lagu hits Indonesia sejak proyek ini dimulai tahun 2013 lalu dengan lagu “Surat Izin Mencinta” untuk Bastian Steel. Setelahnya, mereka telah menelurkan banyak karya untuk banyak musisi seperti Rio Febrian, Maudy Ayunda, Armand Maulana, Vidi Aldiano, dan nama-nama populer lainnya.

Tangan dingin Laleilmanino pada akhirnya mampu menghasilkan sebuah lagu pop Indonesia dengan melodi yang mudah menempel di telinga dan lirik bertema proses cinta menuju pernikahan yang radio-friendly.

“Insya Allah lagu ini kita harapkan banget bisa membuat JKT48 masuk airplay radio juga, karena selama ini lagu-lagu yang super energetik dari JKT48 memang seru di panggung tapi saya juga sebagai penyiar radio jarang sekali menemukan lagu JKT48 di radio. Harapannya dengan medium beat dan lirik yang sangat mudah dan notasi yang juga mudah diingat kita harapkan JKT48 bisa masuk ke tempat-tempat baru yang sebelumnya belum pernah dihinggapi dan telinga-telinga yang belum pernah mendengar JKT48,” harap Nino.

Video musik untuk “Rapsodi” sejak dirilis di YouTube telah menembus 200 ribu views saat artikel ini ditulis. Videonya dibuat di Bali, tepatnya Tirtha Bridal Uluwatu yang memiliki chapel pertama di Bali. Shani Indira Natio yang menjadi center di lagu ini terlihat cantik dalam adegan pernikahan dalam balutan gaun pengantin rancangan Phangsanny Couture. Ke-16 member pun tampil kompak membawakan koreografi yang sepintas terlihat minimalis namun ternyata menjadi tantangan tersendiri untuk Ari Tulang sebagai koreografer.

Lantas, bagaimana animo dari penggemarnya? Antusiasme penggemar sendiri terlihat di media sosial. Tagar #JKT48Rapsodi sempat menjadi trending topic nomor satu di Twitter dan lagu “Rapsodi” juga meraih peringkat satu di iTunes Indonesia. “Rapsodi” sendiri menurut kamus artinya adalah “pernyataan kegembiraan” dan nyata-nyata lagu ini menjadi pernyataan manis bahwa JKT48 masih ada di sini dan siap melangkah lebih jauh. (har/ins)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini