Belum Sentuh Kelompok Difabel, Vaksinasi di Kota Malang Dinilai Belum Optimal

MALANG, (Lenteratoday) – Di tahun kedua covid19, kebutuhan vaksinasi kian meningkat. Tak hanya itu, vaksin yang kini menjadi bagian dari syarat perjalanan atau beraktifitas. Banyak warga yang bahkan sudah jalani vaksinasi dosis kedua, namun berbeda dengan kelompok difabel. Bahkan ketika covid19 sudah memasuki tahun kedua, namun baru tahun ini difabel diberi kuota vaksinasi.

Ketua Pembina Lingkar Sosial Kertaning Tyas menjelaskan, vaksinasi pada difabel hanya sekedar isapan jempol belaka. Pasalnya tak ada pendampingan atau bantuan dari pemerintah, untuk melaksanakan vaksinasi. Padahal banyak warga difabel yang hanya bisa berbaring di atas tempat tidur.

“Difabel ini masih belum jadi prioritas ya dalam vaksinasi, karena untuk pendaftaran saja kita ini masih kalah cepat dengan yang lain, padahal difabel kan harusnya masuk dalam kategori prioritas, tapi covid19 sudah tahun kedua, baru sedikit yang mendapatkan vaksin,” ujar laki-laki yang akrab dipanggil Ken itu menjelaskan.

Baca Juga :  Walikota Batu; Penolakan Vaksin, Justru Bahayakan Diri Sendiri dan Orang Lain

Di kesempatan yang berbeda, saat ditanyai perihal kendala yang dialami dalam proses vaksinasi difabel, Kepala Dinas Sosial Kota Malang, Penny Indriani, melempar persoalan pada Dinas Kesehatan. “Mohon cari informasi ke Dinkes” tulis Penny melalui pesan singkat Whatsapp.

Sementara itu, dari 2.927 difabel yang tercatat di Dinas Sosial, hanya 60 orang yang baru menjalani vaksinasi. Penny tidak memberi keterangan lanjutan mengenai bagaimana atau apa yang akan dilakukan Dinsos untuk mempercepat vaksinasi pada difabel. (ree)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini