Covid-19 Bermutasi, Wali Kota Malang Ingatkan 6 M

MALANG (Lenteratoday) – Wali Kota Malang mengakui jika penyebaran Covid-19 tak kunjung melandai. Bahkan kata dia variasi penularan virus yang berasal dari Wuhan, China ini semakin beragam.

Oleh karena itu, mantan Wakil Wali Kota Malang itu tetap menghimbau masyarakat jangan sampai kendor menjaga 5M. Ialah mencuci tangan, memakai masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan dan membatasi mobilitas. Bahkan Sutiaji mengatakan kalau bisa menambah imbauan tersebut menjadi 6 M.

“Sekarang bukan lagi 5M, tapi 6M. M terakhir menjaga keteraturan makan dan imun,” pungkasnya, katanya.

Hal ini diungkapkan oleh orang nomor satu di kota Malang tersebut, lantaran telah ditemukan kasus mutasi baru virus Covid-19 yang dapat menginfeksi dan bereplikasi di saluran pencernaan.

Baca Juga :  Setujui Ranperda Perubahan APBD 2023, DPRD Kota Malang Berikan Catatan Penting

“Tetap waspada jangan kendor. Tetap patuhi imbauan pemerintah,” imbuhnya.

Diketahui, dalam kurun hampir sepekan sejak vaksinasi Covid-19 pertama kali dilaksanakan di Kota Malang, sebanyak 6.991 tenaga kesehatan (nakes) telah disuntik vaksin terebut.

Tercatat sebanyak 57,94% nakes di Kota Malang sudah menerima suntikkan vaksin Covid-19. Nakes sendiri menjadi kelompok prioritas penerima vaksin Covid-19 di tahap pertama.

Kota Malang mendapat distribusi vaksin Covid-19 sebanyak 24.320 vaksin dari Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur. Yang nantinya vaksin ini akan disuntikkan secara bertahap ke seluruh lapisan masyarakat Kota Malang. (Sur)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini