Darurat Pemilu 2024, 204 Juta Data Pemilih Milik KPU Bocor (Koran Kamis, 30/11/2023)

PEMILU 2024 makin dekat, sekitar 2,5 bulan lagi ‘coblosan’ Pilpres dan Pileg dilakukan. Kekhawatiran soal kerawanan pencurian data pemilih pun sudah menjadi nyata. Direktorat Tindak Pidana Siber (Ditttipidsiber) Bareskrim Polri mengakui sedang mengusut adanya dugaan kebocoran data pemilih tetap (DPT) di situs web Komisi Pemilihan Umum (KPU). Data pemilih yang diduga bocor sebanyak 204 juta itu dijual oleh peretas melalui situs Breach Forums dengan harga Rp 1,1 miliar.Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membantah dugaan kebocoran itu dilandasi oleh motif politik. Ditegasnya murni karena motif ekonomi. Ngerinya, data yang diekspos sangat detil. mencakup Nomor Induk Kependudukan alias NIK, Nomor Kartu Keluarga dan Kartu Tanda Penduduk atau KTP maupun paspor. Selain itu, memuat nama lengkap, jenis kelamin, tanggal dan tempat lahir, status pernikahan, alamat lengkap, RT, RW, kodefikasi kelurahan, kecamatan dan kabupaten serta kodefikasi TPS. Kalangan pengamat pun menegaskan kondisi ini sangat berbahaya. Salah satunya, saat Pemilu yang akan digelar pada Februari 2024, data ini dapat digunakan untuk mengubah hasil rekapitulasi penghitungan suara. Nggak bahaya ta?! BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://lenteratoday.com/wp-content/uploads/2023/11/30112023.pdf

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini