Dishub Kota Malang: Tidak Ada Istilah Juru Parkir Liar

MALANG (Lenteratoday) – Asosiasi Pengelola Parkir Indonesia (Asperindo) selenggarakan pelantikan dan pengukuhan pengurus DPC Malang Kota. Dihadiri Kepala Dinas Perhubungan (Kepala Dishub) Kota Malang, Heru Mulyono, pada Senin (5/4/2021), Asperindo diharapkan mampu menjadi wadah bagi pengelola parkir lokal, khususnya di Kota Malang.

Selama ini juru parkir (jukir) kerap dianggap sebagai pekerjaan yang sepele. Namun jika terjadi kehilangan dan kerusakan, jukir bisa dapat tuduhan. Dilantiknya H. Muhammad Saiful sebagai ketua Asperindo yang baru, diharapkan bisa menjadi rumah dan menjalin kerja sama dengan pelbagai lembaga seperti Dishub atau perangkat pemerintahan lainnya.

Kepala Dishup, Heru menyatakan, meskipun baru pertama kali terbentuk, harapannya akan Asperindo cukup besar. Ia ingin Asperindo jadi rumah bagi jukir-jukir di Indonesia.

Baca Juga :  Afrizal, Korban Kanjuruhan Dipulangkan Setelah 24 hari Dirawat di RSSA

Meskipun belum menjalin kerjasama, Heru mengatakan akan meninjau AD/ART Asperindo. “Dishub belum ada kerjasama ya, kita lihat dululah kinerjanya kedepan, kita pelajari dulu, baru nanti tau bisa bermitranya disebelah mana,” ujarnya.

Saat disinggung perihal jukir liar, Heru menyatakan bahwa tidak ada istilah jukir liar. “Saya gak ada dipikiran saya istilah jukir liar itu gak ada,” kata Heru. “Karena selama ini yang dikeluarkan oleh Dishub bukan lokasinya, tapi identitas juru parkirnya,” tutupnya.(ree)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini