DPRD Kota Malang Usulkan Pembentukan UPT Kayutangan Heritage

MALANG (Lenteratoday) – DPRD Kota Malang menyoroti kurangnya sinergi dan koordinasi yang efektif, antara Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait yaitu Diskopindag, Dishub, dan Disporapar dalam mengelola kawasan Koridor Kayutangan Heritage.

Sebagai solusi, DPRD Kota Malang mengusulkan pembentukan unit pelaksana teknis (UPT) khusus yang akan bertanggung jawab atas pengelolaan Kayutangan Heritage secara terpadu.

Hal ini disampaikan oleh Ketua Fraksi PKS DPRD Kota Malang, Bayu Rekso Aji menurutnya langkah ini diharapkan dapat mengoptimalkan potensi wisata dan ekonomi kawasan tersebut, untuk keberlangsungan masa depan yang lebih baik bagi Kota Malang.

“Selama ini, kami melihat bahwa tidak ada sinergi yang optimal antara perangkat daerah yang terlibat. Mereka ini kan seharusnya bisa bekerja sama lebih baik,” ujar Bayu, saat dikonfirmasi awak media, Kamis(6/6/2024).

Bayu menambahkan dengan adanya UPT khusus, pengelolaan Kayutangan Heritage dapat dilakukan lebih terpadu dan sesuai dengan kebutuhan.

Saat ini beberapa masalah muncul, karena kewenangan yang terbagi lintas perangkat daerah, seperti masalah parkir, pedagang kaki lima (PKL), dan penyelenggaraan kegiatan wisata.

“Banyak masalah yang timbul, mulai dari masalah parkir hingga pedagang kaki lima (PKL), bahkan penyelenggaraan kegiatan wisata yang kadang-kadang viral di media sosial,” tegasnya.

Baca Juga :  Usai Menanti Puluhan Tahun, Masjid Agung Jami' Kota Malang Akhirnya Kantongi Sertifikat Tanah Wakaf

Lebih lanjut Bayu juga berharap dengan adanya UPT, manfaat kawasan ini dapat dirasakan oleh seluruh kalangan terutama masyarakat lokal hingga wisatawan.

Sebab dalam konteks ini, anggota Komisi C DPRD Kota Malang tersebut menegaskan kawasan heritage seperti Kayutangan bukan hanya tentang menjaga bangunan bersejarah. Tetapi juga mengintegrasikan berbagai aspek sosial, ekonomi, dan budaya.

Oleh karena itu, sinergi antar perangkat daerah dan pembentukan UPT khusus menjadi langkah penting. Untuk memastikan revitalisasi yang telah dilakukan, dapat berkelanjutan.

Terpisah, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat menyatakan penataan lebih lanjut terhadap Koridor Kayutangan Heritage akan didalami secara komprehensif. Termasuk mempertimbangkan usulan pembentukan UPT yang perlu kajian lebih mendalam.

“Pembentukan UPT memang salah satu opsi yang sedang kami kaji. Namun, perlu analisis yang lebih mendalam untuk memastikan bahwa solusi ini benar-benar efektif, termasuk bagaimana dampak pada Kampung Heritage Kayutangan di dalamnya,” tegas Wahyu.

Reporter:Santi Wahyu/Editor:Ais


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini