DPRD Minta Penggusuran PKL Kupang Indah Ditunda Sampai ada Tempat Baru

Surabaya – Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Kota Surabaya meminta supaya rencana penertiban Pedagang Kaki Lima (PKL) Kupang Indah Surabaya ditunda terlebih dulu sampai ada tempat penampungan baru buat mereka.

Wakil Ketua Komisi B DPRD, Anas Karwo, mengatakan bahwasanya rencana penertiban PKL tersebut harus ada solusi supaya para PKL bisa berjualan. Dia menandaskan jangan sampai menggusur tapi tidak ada solusi, supaya mereka masih tetap bisa berjualan. “Harus ada solusi lain untuk pedagang kembali berjualan. Sebab itu mata perncahariannya,” katanya seusai rapat, Rabu (5/2/2020). 

Menurut Anas, sapaan akrabnya, penertiban PKL dilakukan Pemkot karena mereka berjualan di dekat jalan raya, sehingga menyebabkan macet. Selain itu mereka juga berjualan diatas air atau gorong-gorong, sementara pemerintah ingin melakukan normalisasi saluran air tersebut.

Anas menegaskan jika pihaknya meminta kepada Kasatpol untuk tidak menggusur pada PKL di kawasan tersebut. Setidaknya penggusuran bisa ditunda sampai ada tempat baru untuk mereka berjualan. “Saya minta  kepada Kasatpol serta lurah dan camat agar satu titik itu tidak ditertibkan dulu, untuk menunggu lokasi yang sudah ditentukan pak camat,” tegasnya.

Baca Juga :  Hadapi Corona, Walikota Surabaya Pantau Kondisi Perekonomian

Terkait hal tersebut, Anas menyarankan untuk PKL yang berjualan diatas saluran diharapkan untuk pindah dulu sementara ke satu titik dengan PKL yang lain. 

Sementara itu, Camat Sukomanunggal La Koli mengatakan jika pihaknya saat ini masih fokus kepada PKL yang berjualan diatas saluran dan nantinya sudah disepakati bahwa para pedagang tersebut membongkar sendiri. 

“Ada 6 PKL yang ada di atas saluran. Sudah sepakat untuk membongkar sendiri kemungkinan dalam waktu 1-2 hari ya,” kata Camat.

Ia juga menjelaskan jika pihaknya sudah memberi saran ke pemerintah terkait  dua lokasi pembangunan untuk setra PKL. Tak hanya itu jika memang harus dipindah sudah ada empat sentra yang diusulkan. 

“Relokasi sudah disampaikan ada 2 lokasi untuk pembangunan sentra . Sentra yang kita usulkan ada 4, Simomulyo 1, Tanjungsari, Darmo Permai kemudian Kupang Baru,” jelasnya. 

Mendengar kabar baik tersebut, Koordinator PKL, Budi Adi Putra, mengatakan jika PKL lega karena bisa berjualan sambil menunggu tempat yang baru. “Masih bisa berjualan, sambil menunggu tempat yag ditunjuk, rencana relokasi di daerah kupang indah, untuk sementara yang ada di atas saluran nanti bergabung dulu,”pungkasnya. (ard)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini