Gelombang Penolakan Wajib Tapera (Koran Rabu,29/5/2024)

Cicilan Bisa Jadi Lunas 166 Tahun Kemudian

GELOMBANG penolakan terhadap rencana pemerintah mewajibkan tabungan perumahan rakyat (Tapera) menguat. Bahkan, netizen pun melakukan diskusi ‘panas’, terbukti lata kunci ‘tapera’ dan ‘jokowi’ menjadi trending topic. Salah satu yang menggelitik adalah hitungan atau simulasi Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Nusantara (KSPN) Ristadi. Dengan iuran total 3% (2,5% pekerja+0,5% pemberi kerja) dikalikan upah minimum misal Rp3,5 juta, maka pekerja harus setor sekitar Rp105.000 per bulan. Bila harga rumah minimalis misal sudah Rp 250 juta, maka butuh sekitar 2 ribu bulan alias 166 tahun untuk bisa membeli/ melunasi hunian tersebut. Program ini dinilai makin tidak realistis, mengingat pemutusan hubungan kerja (PHK) yang masih terus terjadi. Menjadi mungkin bila ada subsidi dari pemerintah sebesar 75%-nya dari harga rumah. Boleh? BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://lenteratoday.com/wp-content/uploads/2024/05/29052024.pdf


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini