Inilah Cara ‘Mur-Mer’ Perangi Bakteri di Tubuh Kita

Mengutip healthy wowen, ada cara mudah dan murah alias ‘mur-mer’ -murah meriah memerangi bakteri paling merusak yang ada di mulut dan tubuh kita.

Teh hijau kaya kandungan polifenol, yang mempunyai efek positif seperti mengurangi peradangan dan membantu memerangi kanker.

Dalam teh hijau, kandungan polifenolnya sangat tinggi dibanding jenis teh lainnya. Dan ini mencakup antioksidan yang memerangi virus dan bakteri.


Meningkatkan fungsi otak

Menurut studi, kafeina dan sejenis asam amino yang disebut L-theanine bekerja sama dengan efisien. Kombinasi keduanya sangat menguntungkan fungsi otak.

Dalam teh hijau, campuran L-theanine dan kafeina yang tidak sebanyak di dalam kopi, bagi banyak orang memberikan efek berbeda. Yaitu energi yang lebih stabil dan meningkatnya produktivitas.

Untuk memerangi obesitas

Sejumlah studi menunjukkan, teh hijau mendorong metabolisme dan pembakaran lemak di dalam tubuh.

Di samping itu, sejumlah studi lain mengungkap, teh hijau juga mampu menurunkan lemak di tubuh, terutama di daerah perut.

Mengurangi risiko kanker

Kanker disebabkan oleh pertumbuhan sel yang tidak terkontrol. Antioksidan yang dikandung teh hijau bisa membantu mengurangi risiko kanker, antara lain kanker prostata dan kanker payudara.

Sebuah studi mengungkap, teh hijau bisa menurunkan risiko 20 hingga 30 persen.

Memerangi bakteri

Kandungan antioksidan alamiah dalam teh hijau juga memerangi bakteri. Streptococcus mutans adalah bakteri paling merusak yang ada di mulut. Bakteri ini menyebabkan pembentukan plak dan kerusakan gigi.

Meredam penyakit kardiovaskular

Penyakit kardiovaskular mencakup sakit jantung dan stroke. Ini juga jadi salah satu penyebab kematian terbesar di dunia.

Studi mengungkap, teh hijau bisa memerangi faktor-faktor yang jadi risiko terbesar terserang penyakit ini. Misalnya kolesterol buruk (LDL) dan trigliserida.

Menjaga kelangsingan tubuh

Sebuah studi mengungkap, mereka yang mengonsumsi teh hijau kehilangan rata-rata 13 kilogram berat badan selama 12 pekan. Tetapi upaya lain seperti berdiet yang sehat dan berolahraga juga harus dilakukan (Ist/abh). 

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini