Khawatir Corona? Ini yang Dilakukan Pemkot Surabaya

Surabaya – Pemerintah secara resmi sudah mengumumkan virus corona positif masuk Indonesia. Meski dua pasian terinfeksi tinggal jauh di Depok dan dirawat di Jakarta, namun Pemkot Surabaya juga terus melakukan antisipasi.

Bagi warga yang mengalami gejala corona, seperti batu, pilek, demam terlebih sesak nafas, Wali Kota Surabaya menyediakan pemeriksaan kesehatan secara gratis. Warga diminta segera periksakan ke Puskesmas atau Rumah Sakit terdekat. “Tidak usah takut biaya yang dikeluarkan, nanti akan ditanggung pemerintah,” ujar Risma, di Gedung Tropical Disease Center Universetas Airlangga, Selasa (3/3).

Salah satu yang ditunjuk melakukan penanganan medis wabah ini adalah Rumah Sakit UNAIR (RSUA). “Kalau rumahnya jauh dari RSUA, telepon saja 112 minta dijemput. Kita sudah siapkan ambulance khusus,” tegasnya.

Tak hanya itu, Risma juga mengatakan untuk menambah kekebalan tubuh harus banyak mengonsumsi makanan atau minuman yang mengandung zat kurkuma, seperti jahe, sere, temulawak dan kunyit. “Sudah ada penelitian terkait zat kurkumin atau biasanya empon-empon karena bisa membuat daya tahan kuat, dan akhirnya bisa mengeluarkan virus didalam tubuh kita,” papar Risma.

Risma juga menghimbau agar masyarakat untuk tetap rajin menjaga kebersihan salah satunya dengan rajin mencuci tangan. “Mari kita sama-sama menjaga kesehatan tubuh, mulai dari hal-hal kecil seperti mencuci tangan. Karena tangan adalah sumber penyakit,” pungkasnya.

Baca Juga :  Walikota Depok : 70 Tenaga Medis dalam Pengawasan Terkait Virus Corona

Selain itu, Risma juga mengingatkan warga harus meminta perlindungan kepada sang pencipta untuk dihindarkan dari virus corona ini. “Mudah-mudahn tuhan juga mengembalikan kebaikan itu pada kita. Meskipun bukan di kita, tapi mungkin anak-anak, cucu kita. Sehingga kita ikut mendapatkan kebaikan,”pungkasnya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur RSUA Prof. Nasronudin memastikan jika pihaknya beserta jajaran siap untuk menangani permasalahan Virus Corona. “Termasuk, kami juga siap melakukan penelitian untuk vaksin Virus Corona,” katanya.

“Kami sudah punya tim terdiri dari lembaga penyakit tropis dan para pakar di sektor terkait dalam penanganan masalah ini. Sinergi dengan Pemkot pun semakin memantapkan kemampuan kami untuk itu. Peralatan yang kami gunakan juga sudah memenuhi standar WHO,” pungkas Prof. Nasronudin.

Tetpisah, Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa memastikan bahwa situasi Jawa Timur relatif aman dan terkendali. Menurutnya, masyarakat tak perlu harus sampai memburu masker dan menimbun kebutuhan pokok di rumah. Ia mengatakan kepanikan justru akan memperparah situasi keadaan yang ada saat ini.

“Tidak perlu panik berlebihan. Pemerintah saat ini tengah berupaya menangani kasus virus corona di dalam negeri. Khusus Jawa Timur, kami memperketat pengawasan di berbagai pintu masuk Jawa Timur,” ungkap Khofifah saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Selasa (3/3). (ard)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini