Kota Kediri Siap Wujudkan Satu Data

KEDIRI (Lenteratoday) – Pemkot Kediri serius mewujudkan satu data Kota Kediri. Ke depan satu data Kota Kediri ini akan diintegrasikan dengan Satu Data Indonesia (SDI) sesuai Peraturan Presiden No: 39 / 2019 tentang Satu Data Indonesia (Perpres SDI), yakni kebijakan tata kelola data pemerintah untuk menghasilkan data yang akurat dan mampu dipertanggungjawabkan.

Guna mempercepat terwujudnya satu data Kota Kediri ini, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Kediri menggelar bimbingan teknis metadata statistik sektoral di Command Center Balai Kota Kediri, Kamis (25/8/2022).

Kepala Diskominfo Kota Kediri, Apip Permana saat membuka bimtek yang bertema “Metadata, Data Analysis dan Data Science di Pemerintahan” mengatakan kegiatan bimtek ini merupakan langkah awal membentuk satu data Kota Kediri yang update, akurat dan obyektif serta memiliki manfaat bagi seluruh struktur pemerintah, baik itu daerah, provinsi ataupun pusat.

“Terbentuknya satu data Kota Kediri ini akan melibatkan seluruh OPD di lingkup Pemkot Kediri, di mana data yang terkumpul pada satu data akan membantu Pemkot Kediri dalam membuat kebijakan dan keputusan,” ujarnya.

Lebih lanjut Apip menuturkan, setiap OPD akan memiliki peran sebagai produsen data yang bertugas mengumpulkan data yang ada pada OPD tersebut. “Penting bagi setiap OPD untuk tahu dan paham tentang tugasnya sebagai produsen data. Para OPD telah kita kumpulkan untuk berdiskusi pada forum group discussion (FGD) beberapa bulan lalu,” ujarnya.

Tak hanya sebagai produsen data, dalam mewujudkan satu data Kota Kediri menurut Apip Dinas Kominfo dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) juga memiliki tugas dan tanggung jawab lain, dimana Diskominfo bertugas sebagai wali data. Di mana wali data memiliki tugas memverifikasi dan memvalidasi data dari OPD yang akan diunggah ke sistem satu data.

Baca Juga :  Pemkot Kediri Wisuda Ratusan Peserta SOTH dan SELANTANG 2024

“Peran Diskominfo ini sangat penting untuk menghasilkan data yang akurat dan mampu dipertanggungjawabkan. Ini sesuai tugas kami terkait dengan pengelolaan portal satu data Kota Kediri, kami telah membuat dan mengembangkan web www.satudata.kedirikota.go.id yang akan kita integrasikan dengan aplikasi/web yang ada di lingkungan Pemkot Kediri . Siapapun dapat mengakses data yang ada di portal satu data ini,” papar Apip.

Sedangkan Bappeda memiliki tugas sebagai koordinator sekretariat yang bertugas mengelola forum data. Forum data merupakan forum OPD untuk menentukan data internal dan data open. Bappeda juga bertugas sebagai pembina data geospasial. Selain Bappeda dan Dinas Kominfo, Pemkot Kediri juga menggandeng BPS Kota Kediri sebagai pembina data.

“Dalam penyelenggaraan satu data, 4 unsur yang terlibat dan memiliki tugas masing-masing, yaitu Diskominfo, BPS, Bappeda dan OPD sama-sama memiliki peran penting. Hal tersebut tertuang dalam Peraturan Walikota No: 62/2021,” jelasnya.

Terakhir Apip menuturkan setelah bimtek, Pemkot Kediri akan membentuk tim bersama yang berisikan tim data analis dan tim data science, agar nanti setiap data dari OPD atau produsen data bisa diolah lebih efektif lagi. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini