KPK Selamatkan Uang Negara Rp 64 T

Surabaya – Upaya pemberantasan koorupsi yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sejauh ini sudah berhasil menyelamatkan keuangan negara hingga Rp 64 triliun.  Hal itu diungkapkan Ketua KPK Firli Dahuri setelah menghadiri Koordinasi Teknis Perencanaan Pembangunan Regional I, di Hotel Shangri-La Surabaya, Rabu (4/3/2020).

Firli menjelaskan, penyelematan uang negara tersebut dilakukan dalam dua cara penegakan hukum. “Pertama penegakan hukum dilakukan dengan penindakan dan yang kedua pencegahan, sehingga negara kita betul-betul bebas dari korupsi,” tandas Firli.

Sementara, dari  pencehana mampu mencegah potensi kerugian negara yang kurang lebih mencapai Rp 64 triliun sejak 2014 lalu. “Dari penegakan hukum, usai putusan hakim dan peradilan yang tetap, kita dapat pendapatan negara bukan pajak Rp 1,7 triliun dan itu didapatkan dari denda, barang rampasan, dan pengganti setelah dilakukan eksusi,” sambung Firli.

Baca Juga :  Peringatan Hari Otda ke XXVI, Gubernur Khofifah Dorong ASN Proaktif Lahirkan Inovasi

Dia menambahkan, bahwa KPK terus membantu pemeritah dalam rangka peningkatan pendapatan negara dan daerah. Salah satunya adalah dengan pendampingan terhadap daerah untuk melakukan system supaya bisa peningkatan pajak dan pendapatan daerah. Selain itu juga melakukan kerjasama dengan pemerintah daerah untuk penataan asset daerah sehingga asset asset negara itu bisa dicatat dan bisa dicegah untuk kerugian akibat penyimpangan atau korupsi. (ufi)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini