Menyukat Dampak Omicron ke Ekonomi yang Tengah Penat [Koran Digital Senin,7/2/2022]

MESKI diklaim tak seganas varian Delta, Omicron tetap membuat perekonomian waswas. Pasalnya, dunia usaha saat ini dalam kondisi penat karena sudah berjibaku dengan pandemi Covid-19 selama 2 tahun terakhir. Aturan yang berubah-ubah mengikuti naik-turunnya penyebaran virus membuat iklim bisnis dalam ketidakpastian. Bukan kejutan lagi, hari ini boleh ngantor besok aturan diubah work from home (WFH). Pusat belanja hingga restoran bisa saja sekarang diizinkan buka, besok sudah dibatasi jam operasionalnya. Para ekonom menyarankan pemerintah mengambil kebijakan ‘PPKM level tertinggi dengan waktu sesingkat-singkatnya’. Selain itu, anggaran Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) harus digelontorkan di awal tahun.Bila menyukat (menimbang,red) dampak Omicron ke perekonomian RI, diprediksi pertumbuhan tahun 2022 kembali kelabu. Bila pemerintah optimistis bisa mencapai 5,2%, Bank Indonesia (BI) meramal dikisaran 5,1%. Sementara menurut pelaku pasar lebih rendah lagi, hanya 5%. Yuk bisa, yuk! Baca berita lengkap, Download di sini https://lenteratoday.com/wp-content/uploads/2022/02/07022022.pdf


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini