Pasar Buah Penggaron Mulai Beroperasi Besok

SEMARANG (Lenteratoday) – Sebanyak 20 lapak eks karaoke yang telah dibongkar di Pasar Klitikan Penggaron, Pedurungan, Kota Semarang akan digunakan untuk pedagang grosir buah pasar relokasi MAJT (Masjid Agung Jawa Tengah). Rencananya, pasar buah akan mulai beroperasi besok Sabtu (24/9/2022).

Ketua Paguyuban Pedagang Buah Grosir Relokasi MAJT, Nurkholis, menyampaikan hasil kesepakatan antar pedagang buah tentang kepindahannya ke Pasar Klitikan Penggaron.

“Insyaallah mulai hari Sabtu jam 07.00 mulai pindah, dari kesepakatan pedagang seperti itu. Kemudian hari Rabu nya kita mengadakan tasyakuran dan juga pelatikan pengurus yang insyaallah akan dihadiri Pak Sekda, Pak Wali, Satpol-PP, Pak Kadis dan jajarannya,” terangnya saat ditemui di Pasar Relokasi MAJT tempo hari lalu.

Awalnya, perpindahan pedagang buah direncanakan akan dilaksanakan pada tanggal 15 September 2022. Namun, karena adanya suatu kendala maka harus diundur hingga besok.

“Awalnya memang tanggal 15 September sudah pindah, tapi dari sini, nyuwun sewu agak sulit dengan persyaratan macam-macam. Tapi sudah dikondisikan, kita sudah mulai pembongkaran aset pribadi milik pedagang dan Sabtu kita akan pindah,” kata Nurkholis.

Saat ini, kesiapan pasar sudah 80%. Pemasangan sekat-sekat buah dan kantor sudah dilakukan oleh para pedagang buah di lapaknya masing-masing. Adapun total pedagang yang akan pindah sejumlah 160 pedagang dengan luas lapak yang berbeda-beda tergantung pada SHM (Surat Hak Milik) yang dimilikinya.

Bagi pedagang yang telah mendapatkan lapak di Pasar Klitikan Penggaron, diharuskan untuk meninggalkan lapak di MAJT.

“Lapak disini benar-benar ditinggal karena memang SOP nya tidak boleh berada di dua kaki. Kalau tiga hari tidak pindah, maka akan di beri ketegasan untuk dicabut ijinnya dari Dinas Perdagangan,” ujar Nurkholis.

Sementara itu, salah satu pedagang buah, Slamet Doyok. menyatakan kesiapannya untuk pindah ke Pasar Klitikan Penggaron.

“Kita ikut sesuai arahan sabtu sudah harus pindah kesini, jadi ini mulai buat kantor dan mejanya. Saya yakin rejeki sudah ada yang ngatur dan kita grosiran, kalau grosiran tu selalu dicari orang, karena jualnya partai grosiran, kalo grosirnya pindah orang tetep nyari,” katanya.

Reporter : Azifa Azzahra | Editor : Endang Pergiwati

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini