Pemkab Kediri Anggarkan Rp 16,7 Miliar untuk Desa Terang 2021

KEDIRI (Lenteratoday) – Sebanyak 85 desa di Kabupaten Kediri masuk dalam program Desa Terang 2021. Puluhan desa tersebut akan mendapatkan limpahan aset dari Pemkab Kediri berupa Penerangan Jalan Umum atau Penerangan Jalan Lingkungan (PJU/PJL) dengan total anggaran Rp 16,7 miliar.

Bupati Kediri, dr Hj Hariyanti Sutrisno, Kamis (07/01/2021) mengundang 85 kepala desa yang masuk program Desa Terang 2021 di Lapangan Tenis belakang Kantor Pemkab Kediri atas prakrasa Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri. Dengan tetap menjalankan protokol kesehatan, acara dibagi 2 sesi dan sebelum masuk lokasi juga wajib rapid tes.

Demi kelancaran program ini, para kades harus menandatangani surat pernyataan kesanggupan. Isinya antara lain sanggup menjaga/memelihara aset berupa PJU/PJL milik Pemda yang ada di wilayah, termasuk penggantian lampu yang tidak berfungsi. Selain itu juga melakukan koordinasi terkait PJU/PJL dengan Perkim sebagai penyelenggara di wilayah Kabupaten Kediri.

Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri, Ir. Arief Juwana, MM mengatakan, untuk perencanaan pemasangan penerangan jalan umum di Kabupaten Kediri Tahun Anggaran 2021 adalah Rp 16.745.417.269. Dengan rincian belanja untuk pembangunan PJU sekitar Rp 15 milyar dan sisanya untuk memperluas jaringan PJU baru.

Baca Juga :  Dinasti Sutrisno Ramaikan Pilkada Kabupaten Kediri, Mas Dhito Juga Dekati PKS

Rincian kegiatan adalah pembangunan PJU per desa sebanyak 5.175 titik lampu tersebar di 85 desa. Perencanaan dimulai bulan Januari sampai bulan April 2021, sedangkan proses konstruksi mulai bulan Mei-November 2021.

“Semoga Program Desa Terang ini tepat sasaran agar bisa memberikan penerangan jalan-jalan desa. Bagi desa yang ingin membangun PJU dengan dana desa diharapkan tetap berkoordinasi dengan Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Kediri agar lebih mudah,” imbuhnya.

Dalam sambutannya, Bupati Kediri dr. Hj. Haryanti Sutrisno mengatakan bahwa saat berjalan-jalan di salah satu desa, ada yang inisiatif membuat penerangan lampu jalan dengan peralatan seadanya.

“Saya sangat mengapresiasi hal tersebut agar desa-desa semakin terang. Kita mempunyai 343 desa dan saat ini yang mendapat ada 85 desa. Untuk desa-desa lain saya harapkan untuk membuat proposal pengajuan,” kata Bupati.

Program desa terang ini untuk memberikan pelayanan berupa kenyamanan masyarakat saat berkendara di malam hari. Pemasangannya harus tepat yaitu di lokasi strategis akses jalan menuju pasar, balai desa, menuju pemakaman dan lainnya.  Untuk pemasangannya nanti sesuai persetujuan bersama, biasanya berjarak antar titik sekitar 4-5 meter. (gos)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini