Pemkot Malang Kebut Perbaikan Jalan di 6 Lokasi

MALANG (Lenteratoday) -Pemerintah Kota (Pemkot) Malang saat ini tengah melakukan percepatan proses pengaspalan dan pelebaran jalan di 6 lokasi berbeda. Hal itu dilakukan dalam upaya menyelesaikan perbaikan infrastruktur jalan menjelang akhir tahun 2023.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, dan Kawasan Permukiman (PUPR-PKP) Kota Malang, Dandung Djulharjanto, Kamis (7/12/2023) mengatakan, pengaspalan dan pelebaran jalan di 6 lokasi tersebut ditargetkan rampung pada 12 dan 22 Desember 2023 mendatang.

Menurut Dandung, di wilayah Jalan Ki Ageng Gribing, pengaspalan juga akan meliputi Simpang 3 Jalan Danau Toba hingga ujung Jembatan Kedungkandang. Serta memakan waktu selama 3 hari lamanya.

Selain pengaspalan dan pelebaran jalan di Jalan Ki Ageng Gribik, Kecamatan Kedungkandang, perbaikan infrastruktur di Jalan Ikan Tombro kecamatan Lowokwaru, juga menjadi prioritas yang ditargetkan selesai pada 12 Desember mendatang.

Pelebaran jalan di Jalan Ikan Tombro akan melibatkan koordinasi dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Malang. Pasalnya, perbaikan infrastruktur tersebut akan mencakup pembangunan taman separator yang nantinya menjadi pemisah antara 2 jalur yang tengah dikerjakan saat ini.

Dandung menyebutkan, terdapat empat titik lokasi pengaspalan lainnya, yang dijadwalkan selesai pada 22 Desember 2023 mendatang. Perbedaan tenggat waktu tersebut, menurutnya didasarkan pada sumber alokasi dana. Di mana pada proyek 2 jalan yang ditargetkan rampung pada 12 Desember, sumber dana berasal dari APBD Murni 2023. Sedangkan pada 4 lokasi tersebut, sumber anggaran diperoleh pada Perbaikan Anggaran Keuangan (PAK) 2023.

“Jadi untuk yang 4 lokasi pengaspalan itu, mencakup Jalan Puncak Borobudur, Jalan Borobudur Agung, Jalan Simpang Sulfat, dan jalan di sekitar terminal Arjosari,” seru Dandung.

“Kami juga sudah mengidentifikasi dan melakukan inventarisir terhadap jalan-jalan berlubang di Kota Malang. Kami juga terus berkoordinasi dengan Satlantas Polresta Malang Kota, guna mendeteksi titik-titik jalan berlubang, khususnya yang berpotensi membahayakan pengguna jalan. Kami juga memohon maaf atas segala keterbatasan dan kemungkinan gangguan yang timbul akibat perbaikan infrastruktur jalan yang dilakukan secara bersamaan,” pungkasnya (*)

Reporter: Santi Wahyu|Editor: Arifin BH

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini