Perahu Terbalik di Sungai Brantas, 2 Korban Tewas dan 2 Hilang

Jombang – Dua dari empat korban kecelakaan terbaliknya perahu penyeberangan di Sungai Brantas pada Sabtu (29/2/2020) malam di Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, ditemukan tewas, Senin (2/3/2020) petang. Sementara dua korban lainnya belum berhasil ditemukan .

Kedua korban yang ditemukan tewas adalah Serda Dadang Agung Wicaksono (22),  anggota TNI Yonif 521/DY Kediri,  warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Kabupaten Nganjuk, dan Surip (42), awak perahu warga Dusun Klaci, Jombang.

Kedua korban tewas ditemukan di dua lokasi berbeda. Lokasi penemuan pertama, di sisi barat Sungai Brantas, berada di wilayah Jatikalen, Kabupaten Nganjuk. Sementara jasad kedua ditemukan di sisi timur sungai Brantas, tak jauh dari salah satu ‘dermaga’ penyeberangan perahu, yang termasuk wilayah, Kecamatan Megaluh, Kabupaten Jombang.

“Dari hasil indentifikasi sidik jari oleh tim dokpol, sudah sesuai, atas nama Dadang dan Surip,” kata Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Stevy Pepy Maria.

Saat ditemukan, kedua korban tewas  berada di tepian sungai dalam kondisi mengapung. Radius ditemukannya korban sekitar 8 kilometer dari lokasi awal perahu terbalik. “Jadi kedua korban ini hanyut terbawa arus sungai saat peristiwa itu terjadi,” imbuh Pepy.

Baca Juga :  PP Tebuireng Jombang Sembelih 22 Sapi dan 4 Kambing, Daging Dikemas Besek

Kendati dua korban sudah ditemukan, sambung Pepy, upaya pencarian masih terus dilakukan. Petugas gabungan yang terdiri dari Basarnas, Pusdalops BPBD Jombang, TNI-Polri, serta potensi relawan, masih melakukan penyusuran di radius 16 kilometer Sungai Brantas.

Untuk diketahui, perahu penyeberangan terbalik di Sungai Brantas, Dusun Klaci Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang, Sabtu (29/2/2020) sekitar pukul 22.00 WIB. Dalam kejadian itu enam orang hanyut, dua orang berhasil selamat. Mereka Sukar (55) warga Dusun Klaci, Desa Brodot Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Jombang, dan Feriansyah (25) warga Dusun Sentanan, Desa Ngrombot, Kecamatan Patianrowo, Nganjuk.

Kemudian dua orang yang masih dinyatakan hilang yaitu Anista Sugandis (18), warga Dusun Klaci, Desa Brodot, Kecamatan Bandar Kedungmulyo, Kabupaten Jombang dan Lutvy Dwi Septina (23) warga Desa Pacarpeluk, Kecamatan Mengaluh, Kabupaten Jombang.

“Masih ada dua orang yang belum ditemukan. Yakni Anista dan Lutvy. Sampai saat ini kami masih melakukan penyisiran dengan perahu karet. Ada empat perahu yang kita terjunkan,” tandas Pepy. (gos)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini