Perpustakaan Kota Madiun Diganjar Akreditasi A Tingkat Nasional

Madiun – Dinas Perpustakaan serta Perpustakaan Kota Madiun diganjar penghargaan akreditasi A tingkat nasional dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jawa Timur (Jatim).

Penghargaan itu diserahkan langsung oleh Kepala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Jatim, Abdul Hamid, kepada Walikota Madiun Maidi, di sela acara pembukaan Rumah Pintar dan Kelas Literasi tahun 2020 di Perpustakaan Kota Madiun di Jalan H Agus Salim, Kamis (13/2/2020).

Walikota Madiun Maidi bangga terhadap torehan prestasi yang di dapat OPDnya tersebut. Menurutnya penyematan akreditasi ini penting, lantaran perpustakaan ialah sumber ilmu pengetahuan dunia yang harus terus menerus dipelajari oleh seluruh anak negeri.

“Luar biasa untuk Kota Madiun, sekarang perpustakaan kita akreditasi A tingkat nasional. Ini tadi juga ada 4 sekolah A semua, yang lainya 9 sekolah masih B. Yang penting induknya ini sudah A, standarisasi sudah cukup bagus,” urai Maidi dikonfirmasi usai acara.

Maidi mengaku setiap hari dan setiap detik harus ada perubahan dan perubahan dapat lahir dari ilmu pengetahuan. Sehingga ketika orang baca ilmu pengetahuan dapat dipastikan akan mengikuti semua perubahan yang ada.

Ke depannya, ia menargetkan semua perpustakaan yang ada di sekolah negeri di Kota Madiun harus berstandar akreditasi A. Bahkan mantan Sekda Kota ini tak enggan-enggan menggelontorkan Rp 3 miliar untuk perbaikan perpustakaan.

Baca Juga :  Walikota Madiun Nyalakan Lampu PJU di PPKM Mikro Ketiga

“Target kedepan semua sekolah yang ada di perpustakannya harus akreditasi A, sekarang SMA 3 A dan SMA-SMA lain harus A, ini nanti saya cek kesana. Perpustakaan anggarannya gak banyak hanya Rp 3 miliar sekian. Kita juga melakukan pembinaan segala macam,” pungkasnya.

Sementera itu, Kepala Dinas Perpustakaan dan Kerasipan Provinsi Jatim, Abdul Hamid membeberkan alasan kenapa Perpustakaan Kota Madiun layak mendapatkan akreditasi A. Menurutnya perpustakaan ini sudah memenuhi standar nasional melewati provinisi. Ia melihat banyak adanya perbaikan-perbaikan infrastruktur yang menunjang kenyamanan pengunjung.

Tak hanya segi infrastruktur, ia menilai ketertarikan terhadap perpustakaan, melalui jumlah kunjungannya semakin meningkat serta berapa lama durasi pengunjung setiap datang ke perpustakaan.

“Sebenarnya saya mewakili perpustakaan nasioal karena setiap tahun ada pengawasan yang dilakukan perpustakaan provinsi. Dan kira-kira mana saja yang sudah ada perbaikannya. Oleh karena itu perpus ini dapat semacam penghargaan akreditasi A,” katanya. (Sur)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini