Polres-Dishub Kabupaten Malang Siapkan Skema Pengamanan dan Rekayasa Lalu Lintas Mudik Lebaran

MALANG (Lenteratoday) – Polres Malang dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Malang telah mempersiapkan skema pengamanan dan rekayasa lalu lintas mudik lebaran 2024.

Kepala Unit Pengaturan Penjagaan Pengawalan dan Patroli (Kanit Turjawali) Polres Malang, Ipda Andi Agung mengatakan, skema-skema seperti pengamanan arus, penempatan pos pengamanan (pospam) dan pos pelayanan (posyan) telah disusun dengan baik bersama Dishub Kabupaten Malang.

Andi menyebutkan, di antara pos pengamanan yang direncanakan yakni meliputi pospam Kepuharjo, Pasar Lawang, exit tol Pakis, Jalur Lingkar Barat (Jalibar), dan di depan Masjid Jalan Slorok, Kecamatan Kromengan Kabupaten Malang.

“Untuk posyan ada satu yang rencananya ditempatkan di pos Karanglo. Kemudian di wilayah timur, kami menempatkan pospam di Dampit tepatnya di halaman kantor pos. Kemudian di selatan untuk mengantisipasi lonjakan wisata, penempatan pospam di jalur lintas selatan (JLS) atau simpang empat Balekambang,” ujar Andi, saat dikonfirmasi awak media, Rabu (3/4/2024).

Selain mempersiapkan pospam dan posyan, Andi menyebut Pos mobile juga akan disiapkan untuk memantau arus lalu lintas di beberapa titik, yakni mulai dari Karanglo sampai dengan Karangploso, ke arah Kota Batu, kemudian Kebon Agung, Kecamatan Singosari, Talangagung, dan Slorok.

Baca Juga :  Tuntut Kejelasan Pengelolaan Lahan, Ribuan Petani Demo Perhutani Blitar dan Ancam Lapor Presiden

“Kemudian ada 3 pos pantau yaitu di Kebon Agung, Kendal Payak Kecamatan Pakisaji, kemudian di Karangkates yang berbatasan dengan wilayah Blitar,” tambahnya.

Lebih lanjut, disinggung terkait penerapan rekayasa lalu lintas (lalin), Andi mengaku hal tersebut akan diterapkan sesuai dengan kondisi kepadatan arus lalin di lapangan. Terutama di jalur utara dan selatan Kabupaten Malang.

“Jalur utara mulai dari gerbang tol Singosari sampai dengan arah menuju ke Kota Batu, yang melalui Karangploso. Untuk di wilayah selatan ada di simpang Patalan Agung sampai dengan ke barat mengarah kota Blitar. Jadi kalau arah ke Karangploso sudah padat, maka akan ada pengalihan arus khususnya dari gerbang Singosari, dialihkan menuju Pakis maupun Kota Malang,” jelas Andi.

Sementara itu, Kepala Dishub Kabupaten Malang, Bambang Istiawan, menambahkan pentingnya persiapan dalam menghadapi arus mudik dan arus balik Lebaran. Menurutnya, penting bagi masyarakat yang hendak mudik, untuk memperhatikan kondisi kendaraan dan kesiapan fisik pengemudi.

Apabila dalam kondisi lelah, Bambang mengimbau pengendara untuk memanfaatkan keberadaan pos pelayanan yang dapat digunakan untuk istirahat.

Reporter: Santi Wahyu/Editor: widyawati

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini