PPP Gelar Fit and Proper Test, 5 Pendaftar Akan Dieliminasi

Blitar – Setelah membuka pendaftaran dalam proses penjaringan, bakal calon walikota (bacawali) dan bakal calon wakil walikota (bacawawali) Kota Blitar tahun 2020 ini. DPC PPP Kota Blitar, akan menggelar fit and proper test pada 7 orang yang sudah mendaftar pada Januari 2020 lalu. Dari 7 orang tersebut, terakhir hanya ada 2 orang yang lolos ke DPP untuk mendapatkan rekomendasi.

Hal ini disampaikan Ketua DPC PPP Kota Blitar, Agus Zunaedi jika pada Pebruari 2020 ini, setelah proses pemberkasan, administrasi dan seleksi selesai. “Selanjutnya 7 orang yang sudah mendaftar, akan diundang untuk pemaparan visi misi semacam fit and proper test,” tutur Agus, Senin (10/2/2020).

Agus mengatakan pemaparan nanti dilakukan bergantian, agar tidak diketahui oleh pendaftar lainnya. “Mereka akan diminta memaparkan visi misinya, setiap orang diberikan waktu 5-10 menit,” jelasnya.

Dari hasil fit and proper test itu, akan dipilih 3 nama untuk diserahkan ke DPW PPP Jawa Timur. Selanjutnya akan dikirim 2 nama ke DPP PPP pusat, untuk mendapat rekom. “Jadi rekom mutlak keputusan DPP, siapa yang akan ditunjuk,” tandasnya.

Baca Juga :  Terkait Proyek Alun-alun Rp 2,7 M, DPRD Kota Blitar Ingatkan Dampak Kotoran Blekok

Ketika ditanya apakah pasangan, cawali atau cawawali yang diusulkan ke DPP. Agus menjawab kalau dari hasil komunikasi dengan beberapa partai arahnya lebih ke cawawali. “Sudah mengerucut lebih ke cawawali,” pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, DPC PPP Kota Blitar telah membuka pendaftaran bacawali dan bacawawali pada Januari 2020 lalu. Ada 7 orang pendaftar, terdiri dari 6 orang bukan kader dan 1 orang kader yakni Nuhan Eko Wahyudi. Dari 7 orang tersebut hanya 1 yang mendaftar sebagai bacawawali yaitu Muhtar Lubbi atau Gus Lubbi (Wakil Ketua PCNU Kota Blitar).

Sedangkan 6 orang lainnya yang mendaftar sebagai bacawali diantaranya : Tjujuk Sunaryo (kader Partai Gerindra), Heru Sunaryanta (mantan Ketua DPC Partai Demokrat Kota Blitar), Galih Saksono (pengusaha), Hendri Pradipta Anwar (kader PDIP putra mantan Walikota Blitar Samanhudi Anwar), Thofan Herinoto (anggota polisi aktif) dan dari internal kader Nuhan Eko Wahyudi (Sekretaris DPC PPP dan anggota DPRD Kota Blitar). (ais)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini