Ratusan Pengrajin Tempe di Depok Melakukan Aksi Mogok Produksi Semenjak Harga Kedelai Naik Drastis

DEPOK (Lenteratoday) – Sebanyak 120 pengrajin tempe dan tahu di Sentra Produksi tempe RT 03/RW 01,Tugu Cimanggis, Depok, melakukan aksi demo mogok produksi mulai hari ini,Senin (21/2/2022). Sentra produksi tempe RT 03/RW 01 Tugu Cimanggis, Depok, Aksi mogok ini semenjak kenaikan harga kedelai sejak dua minggu ini. 

Menurut keterangan Suprapto (43) salah satu pengrajin tempe mengatakan, saat ini harga kedelai menyentuh angka Rp 12.000 per kilo dari harga sebelumnya Rp 8.000 per kilo.
Sementara untuk kedelai dengan bobot 1 kuintal, Suprapto harus merogo kocek sebesar Rp 1.125.000 dari harga sebelumnya Rp 800.000 per kuintal. 

“Kami melakukan mogok produksi karena harga kedelai semakin tinggi dan tidak sesuai dengan harga jual.saat ini harga kedelai mencapai Rp 12.000 per kilo. Sehari bahkan bisa naik dua kali dalam seminggu ini,” kata Suprapto. 

Pria asal Pemalang, Jawa Tengah ini mengungkapkan selama dua minggu bertahan di tengah naiknya harga kedelai, Suprapto mengecilkan ukuran tempenya yang dia jual tanpa menaikan harganya.

“Saya menjualnya per biji, ada yang Rp 6.000, Rp 12.000 dan Rp 4.000,” sambungnya.
Rencana usai melakukan aksi mogok produksi, Suprapto dan pengrajin tempe lainnya akan produksi lagi pada hari Kamis, apabila saat itu harga kedelai masih tinggi, ia terpaksa akan menaikan harga tempe yang ia buat.

“Karena kalau harga tidak kami naikkan kami tidak bisa membeli kacang kedelai yang terus meninggi.” ujar Suprapto.

Harga tempe yang dia buat awalnya Rp 4.000 akan saya naikan menjadi Rp 5.000 per buah. “Naik rata-rata Rp 1.000.Rp 4.000 menjadi Rp 5.000,yang Rp 12.000 menjadi Rp 13.000.” ujarnya. 

Suprapto dan pengrajin tempe lainnya berharap, Pemerintah ikut menyelesaikan harga kacang kedelai agar lebih stabil. 

Melansir laporan terbaru dari Sistem Pemantauan Pasar dan Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (Kemendag) per tanggal 18 Februari lalu,  harga kacang kedelai di Kota Depok menyentuh harga Rp 15.500 per kilogram.

Reporter : Ashar | Editor : Endang Pergiwati


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini