Serie A dan Olahraga Lain Dihentikan Sementara, Seluruh Italia Lock Down

Surabaya – Pemerintah Italia memastikan akan menghentikan sementara seluruh pertandingan olahraga. Pasalnya, meredam penyebaran virus corona menjadi prioritas mereka.

Keputusan itu akan diambil pemerintah Italia setelah mendengar rekomendasi dari Komite Olimpiade Nasional Italia (CONI). Italia memang tengah menghadap situasi genting terkait wabah virus corona.

Football Italia mengungkapkan sudah ada 463 korban virus yang juga bernama covid-19 tersebut, dengan 9.172 orang positif terinfeksi. Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pun mengumumkan dalam konferensi pers darurat pada Senin (9/3/2020) malam waktu setempat, bahwa pembatasan yang tadinya berlaku di area Lombardia dan beberapa wilayah utara, kini berlaku secara nasional.

“Tidak ada waktu lagi, angka-angkanya memberi tahu kami bahwa ada kenaikan signifikan dalam hal penularan, juga untuk orang yang masuk pelayanan intensif, serta kematian. Kebiasaan kita harus berubah, kita harus mengorbankan sesuatu untuk kebaikan seluruh Italia. Inilah sebabnya kami akan menerapkan langkah yang lebih keras,” ungkap Giuseppe Conte.

“Saya akan meneken surat keputusan yang baru, yang bisa dirangkum dengan frasa ‘saya akan berada di rumah saja’. Tidak ada lagi zona merah, yang ada cuma Italia yang terlindungi. Kami harus menghindari melakukan perjalanan kecuali untuk alasan kerja yang terjamin, alasan kesehatan, atau kepentingan lainnya.”

Baca Juga :  Antisipasi Penyebaran Virus Corona, Pondok di Lamongan Percepat KBM

“Kami melarang pertemuan-pertemuan publik. Kami juga punya langkah-langkah lebih tegas terkait ajang olahraga. Serie A dan semua turnamen secara umum ditangguhkan. Semua penggemar harus menerimanya. Tidak ada alasan untuk kompetisi ini tetap berjalan,” imbuhnya seperti dilansir Football Italia.

Dengan demikian, Liga Italia Serie A dipastikan akan berhenti berjalan setidaknya sampai 3 April mendatang, sesuai durasi ketetapan pemerintah. Sebelumnya memang sudah ada tekanan dari Asosiasi Pemain dan FIGC untuk menghentikan sejenak kompetisi karena krisis ini, mengingat tak ada jaminan atas keamanan pemain, staf, dan para anggota keluarga mereka.

Belum diketahui bagaimana pengaruh ketetapan pemerintah ini terhadap tim-tim yang tampil di kompetisi diluar negeri. (har/ins)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini