Sorotan Bertubi-tubi Bea Cukai (Koran Senin,13/5/2024)

Viral Pajaki Peti Mati hingga Kepala di Purwakarta Dilaporkan KPK

BEA Cukai ramai disorot masyarakat. Berbagai kasus bertubi-tubi menimpa salah satu garda terdepan pengaman penerimaan megara ini. Terbaru, Kepala Bea Cukai Purwakarta, Rahmady Effendy Hutahaean dilaporkan ke KPK oleh seorang pengacara bernama dan beberapa rekan pengacaranya dari Kantor Hukum Eternity Global Lawfirm. Buntutnya, atas dasar hasil pemeriksaan internal, Rahmady Effendy sudah dibebastugaskan oleh Kementerian Keuangan (Kemenkeu). Rahmady diduga tidak memberikan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara atau LHKPN dengan benar. Hal ini mulanya diketahui setelah adanya aktivitas bisnis antara pejabat Bea Cukai tersebut dengan klien Andreas, Wijanto Tirtasana sejak 2017. Sebelumnya, media sosial X diramaikan informasi tentang importasi peti jenazah yang dipungut bea masuk sebesar 30 persen karena dianggap sebagai barang mewah. Meski akhirnya diketahui bila pungutan biaya terhadap peti jenazah tersebut datang dari pihak swasta, bukan Bea Cukai. Sebelumnya deretan kasus lain juga menjadi konsen masyarakat. Ada keluhan viral soal besarnya beban bea masuk di Indonesia untuk sepatu impor hingga hibah alat untuk tuna netra yang tertahan di bea cukai sejak 2022. BACA BERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://lenteratoday.com/wp-content/uploads/2024/05/13052024.pdf

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini