Surabaya Bersinar Award, Perkuat Pemahaman Bahaya Narkoba ke ‘Akar Rumput’

Surabaya- Narkoba merupakan salah satu jenis obat psikotropika terlarang yang dapat membuat orang menjadi kecanduan. Buntutnya, hidup pemakainya menjadi kacau atau tidak tentu arah. Makin maraknya kasus di masyarakat, terutama generasi muda, Surabaya melakukan giat anti-Narkoba dengan menggelar Award Surabaya Bersinar Tahun 2020. Acara yang digeber di semua kecamatan Kota Pahlwan ini ingin menanamkan pemahaman terkait bahaya narkoba ke ‘akar rumput’ atau semua lapisan masyarakat.
“Dari 3 juta penduduk kota Surabaya, diharapkan dengan kegiatan Award Surabaya Bersinar Tahun 2020 ini, 1 juta penduduk yang paham narkoba, sudah sangat berefek positif dalam mencegah dan memberantas narkoba. Mari kita sampaikan pada keluarga untuk tidak menggunakan narkoba”ujar Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP. Kartono,SH,M.Hum, di Kecamatan Wiyung, Kamis (6/1).
Award Surabaya Bersinar Tahun 2020 yang digagas oleh BNN Kota Surabaya kali ini Kecamatan Wiyung. Sebanyak 50 orang yang terdiri dari para tokoh agama, tokoh masyarakat, Ketua LPMK, Ketua RT, Ketua RW, Kader Posyandu, Karang Taruna berkesempatan mendapatkan paparan bahaya narkoba dan teknis pelaksanaan untuk berperan serta dalam Award Surabaya Bersinar.
Acara dibuka langsung oleh Camat Wiyung, Ahmad Zaini,S.Sos,M.Si, didampingi oleh Kepala BNN Kota Surabaya, AKBP. Kartono,SH,M.Hum. Acara pun dilanjutkan deklarasi Award Surabaya Bersinar Tahun 2020 yang diikuti seluruh peserta.
“Hari ini adalah road show Award Surabaya Bersinar Tahun 2020 ke-26. Jadi kami mengadakan kegiatan ini di seluruh kecamatan Surabaya dan sudah terjadwal”tegas Kepala BNN Kota Surabaya.
Diakuinya, bahaya Narkoba sudah menyasar kepada para generasi muda bangsa Indonesia. Narkoba yang diedarkan oleh para bandar pun bervariasi bentuknya, dari makanan, permen, liquid/bahan vapor dan yang terbaru dari alat mainan anak.
Dengan adanya banyak sekali narkoba yang beredar, diharapkan Surabaya bisa membentengi diri sehingga generasi penerus tetap sehat tanpa narkoba. Salah satunya dengan menggerakkan seluruh komponen masyarakat melalu kegiatan tersebut.
Selain itu, disempaikan juga tentang peran serta masyarakat untuk lebih peduli serta menggerakkan kader-kader pemuda terkait bahaya narkoba. “ Saah satu tantangan adalah membuka mindset para warga Surabaya karena bahaya narkoba merupakan tanggung jawab semua lingkungan, bukan hanya BNN saja,” tegasnya. (hms)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini