Surabaya Kebut Pembangunan Akses Ke GBT dan JLLB

Surabaya – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengebut pengerjaan beberapa infrastruktur jalan.Salah satunya adalah akses menuju Stadion Gelora Bung Tomo (GBT) dan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB).

Kepala Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan (DPUBMP)Kota Surabaya, Erna Purnawati, menyampaikan kontrak proyek pembangunan box culvert diversi (pengalihan) Gunungsari di kawasan Surabaya Barat akan habis pada 2020. “Kontraknya selesai Agustus 2020 nanti, harapan kami nantinya saluran dari Banyu Urip hingga Pakal dapat tersambung,” ujar Erna Selasa (3/12).

Tidak hanya menampung aliran air, box culvert yang masih dalam tahap pembangunan tersebut nantinya akan dibuat jalan baru di atas saluran tersebut. Sehingga akses menuju Stadion GBT dan Pembangkit Listrik Tenaga Sampah (PLTSa) tidak mengalami kemacetan panjang. Bahkan jalur ini nantinya terhubung dengan Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB). “Selanjutnya daerah Sememi, Kandangan, Pakuwon, dan Banjarsugihan sudah terhubung,” Erna menambahkan.

Sebelumnya, Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini pihaknya Surabaya akan memiliki 3 akses menuju GBT. Pihaknya dibantu swasta menyiapkan akses baru. Sebelumnya, hanya ada dua akses yakni melalui Benowo dan Romokalisari. Risma mengatakan nantinya ada fly over yang mempermudah akses ke GBT. Fly over ini ditargetkan rampung pada Februari 2020.”Alhamdulillah kita masih banyak aset tanah di sini. Insya Allah ada jalan di sana tembus TPA dan kita akan bangun jalan di timur di sini dan akan tembus ke Jalan Lingkar Luar Barat. Ada fly over yang dibangun Pelindo, Itu sudah mereka janjikan Februari 2020 jadi," ungkap Risma, pekan lalu.

Untuk Jalur Lingkar Luar Barat (JLLB), Risma berharap akan selesai saat pertandingan. Diketahui, JLLB mempunyai panjang 18 kilometer yang menghubungkan Lakarsantri hingga Romo Kalisari. (ard)


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini