Unesa Lakukan Konservasi Burung Merak di Laboratorium Merdeka Belajar

Surabaya- Unesa sebagai salah satu perguruan tinggi di bawah Kemendikbud aktif berperan serta di dalam menyukseskan program Kampus Merdeka. Wujud kesiapan Unesa salah satunya dengan mempersiapkan dukungan sarana prasarana yang dibutuhkan, diantaranya adalah laboratorium.

Tak hanya secara fisik, pengembangan juga terus dilakukan untuk melengkapi fasilitas dan ragam satwa dalam laboratorium berkonsep alam tersebut. Untuk itu kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) yang diketuai Dr. Erina Rahmadyanti, S.T., M.T adalah melakukan pelestarian satwa burung merak dalam upaya konservasi di Laboratorium Merdeka Belajar. Kegiatan ini yang beranggotakan Dr. Agus Wiyono, S.T., M.T, Feriza Nadiar, S.T., M.T, Puguh Novi Prasetyono, S.Pd., M.T dan Berkat Cipta Zega, S.Pd., M.Eng.

Sebagai kampus dengan semangat ‘Unesa satu langkah di depan’, Unesa berusaha menciptakan inovasi Laboratorium Merdeka Belajar berbentuk hutan kota. Hal ini dilakukan untuk membangkitkan minat belajar yang tinggi  dan berkesinambungan di dalam proses penyelenggaraan pendidikan. Tidak hanya itu, hal itu juga menjadi wujud komitmen Unesa untuk menjaga lingkungan melalui program eco campus. “ Serta wujud komitmen Unesa untuk turut serta melakukan konservasi terhadap tanaman maupun satwa. Konsep ini disusun bukan hanya sebagai wujud komitmen Unesa terhadap Kurikulum Merdeka Belajar Kampus Merdeka namun sebagai bentuk kepedulian terhadap keberlanjutan lingkungan di masa depan,” kata Ketua tim PKM Dr. Erina Rahmadyanti, S.T., M.T.

Baca Juga :  Sikapi Dinamika Politik Indonesia, Unesa Buka Prodi Ilmu Politik

Secara terpisah, Wakil Rektor Bidang Umum dan Keuangan Soeprapto, S.Pd., M.T menyampaikan bahwa diharapkan di masa mendatang, Laboratorium Merdeka berbasis  Rekreasi, Edukasi, Konservasi (REK) ini tidak hanya sebagai wahana diskusi penelitian dan pendidikan lintas program studi, namun juga sebagai sumber income generate baru bagi Unesa.

Pengembangan Laboratorium Merdeka ini kedepannya adalah untuk mendukung riset yang dilakukan oleh civitas akademika internal maupun eksternal Unesa di dalam mengembangkan keilmuan yang dimiliki. Seluruh riset yang menggunakan Laboratorium Merdeka juga akan dimasukkan dalam database serta ditampilkan di website yang memudahkan siapa saja untuk mengakses demi kepentingan keilmuan.

Selain itu, Laboratorium ini nantinya dapat digunakan  untuk kepentingan pendidikan baik formal maupun informal serta terbuka untuk umum (masyarakat, instutusi maupun industri). Konsep yang ditawarkan adalah berbagai paket pendidikan kepada masyarakat yang mendukung pengembangan akademik maupun soft skill. (adv)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini