Viral, Siswi SD Mengaku Diajak Orang Tak Dikenal

MADIUN (Lenteratoday) – Video seorang siswi SD di Kabupaten Madiun yang mengaku hendak diajak pria tidak dikenal viral di media sosial.

Rekaman berdurasi dua menit lima puluh enam detik itu berisi cerita seorang siswi Sekolah Dasar berinisial AY yang menolak diberi uang dan permen oleh orang tak dikenal saat jajan di warung dekat rumahnya di Kecamatan Dagangan, Kabupaten Madiun, Jawa Timur.

Viralnya video tersebut di tengah maraknya isu penculikan anak dibenarkan Kapolres Madiun, AKBP Anton Prasetyo. Pihak Kepolisian sudah melakukan pemeriksaan video tersebut dan mengecek ke lokasi juga saksi berikkut CCTV yang ada di wilayah tersebut.

“Sudah kami cek. Berdasarkan keterangan saksi dan CCTV tidak ada yang menunjukkan bahwa ada dua mobil yang lewat,” Kata Anton Selasa (31/1/2023).

Anton meminta warga tidak panik di tengah maraknya isu penculikan anak dalam beberapa pekan terakhir. Selain itu, warga diminta selektif dan menanggapi isu.

Tak hanya itu, warga pun diminta mengawasi ketat anak-anaknya dan segera lapor ke polisi terdekat bila menemukan hal yang mencurigakan.

“Beri pemahaman juga kepada anak untuk tidak mudah terpengaruh dengan orang yang tidak dikenal,” ujar Anton.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Madiun, Siti Zubaidah yang dikonfirmasi terpisah terkait percobaan penculikan anak di Dagangan menyatakan masih sementara dilakukan pengecekan.

“Ini masih kami cek. Kami baru mendapatkan laporannya. Jadi kami belum bisa memastikan. Biar besok teman-teman kesana,” kata Zubaidah.

Baca Juga :  Ratusan Seniman Mataraman Dukung Cak Imin Maju Pilpres 2024

Rekaman yang video yang didapatkan Lenteratoday.com nampak pernyataan anak itu direkam oleh seorang guru. Dalam rekaman itu, anak diminta menceritakan kejadian yang melandanya, Senin (30/1/2023) sore.

Berikut petikan rekaman tersebut : “Saya jam 16.00 beli jajan di tetangga. Lalu saya pulangnya ada mobil berwarna hitam dan putih. Lalu orangnya masih ngasih aku permen dan uang. Tetapi saya tidak mau karena saya ingat pesan pak Mustakim. Lalu saya lari ke pak Kasno, lalu saya sampaikan ada orang yang mau ngasih uang dan permen tetapi saya tidak mau. Kata pak Kasno kalau ada orang gitu lagi nanti akan dibilangkan sama polisi.”

Perekam menanyakan mobilnya lari kemana ? “Mobil itu lari ke timur”. Lalu ditanya sama perekam didalam mobil ada berapa ? “Didalam mobil hitam dua dan putih satu. Lalu saya sampaikan ibu dan bapak. Kemudian ibu dan bapak sampaikan kalau beli jajan jangan jauh-jauh, kalau hujan-hujan dan sore. Malam harinya saya tidak bisa tidur karena ingat sama penculik itu. Kalau tidur pasti mimpinya buruk-buruk. Kalau berdoa masih mimpi lagi”.

Kemudian perekam itu menyampaikan : “Ini kejadian kemarin sore yang dialami siswa saya AY yang bersekolah di SDN Kecamatan Dagangan. Mohon hati-hati dan waspada semuanya terima kasih”. (*)

Reporter : Wiwiet P | Editor : Lutfiyu Handi


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini