Wagub DKI Ahmad Riza Patria Tegaskan Tidak Ada Larangan Pendatang Baru ke Jakarta dan Operasi Yustisi

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria kembali menekankan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak melarang atau membatasi pendatang baru ke Jakarta. 

Hal itu disampaikan Wakil Gubernur DKi Ahmad Riza melalui akun sosmed Instagram pribadinya, @arizapatria, Selasa (10/5/2022).

“Kembali kami tegaskan bahwa Pemprov DKI Jakarta tidak melarang, apalagi membatasi pendatang baru ke Jakarta”ujar Ahmad Riza Patria, Rabu (11/5/2022). 

Wagub Riza Patria mengatakan, bahwa pihaknya tidak akan melakukan operasi yustisi terhadap para pendatang baru di Jakarta. 

Menurutnya, setiap warga memiliki kesempatan untuk mencari pekerjaan ke Ibu Kota Jakarta.

“Tidak ada operas yustisi untuk saudara kami para pendatang baru di Jakarta. Jakarta punya semua, milik semua warga negara Indonesia, siapa saja boleh bekerja di Jakarta,” imbuhnya.

 Wagub DKI Riza mengingatkan, agar pendatang baru di Jakarta untuk berhati-hati dengan maraknya penipuan lowongan kerja (loker).

Baca Juga :  Wagub Emil Dardak Paparkan Strategi Pariwisata di JWM TRAVEL MART 2021 Kota Batu Guna Pulihkan Ekonomi

“Kami menghimbau, sebelum datang, sebaiknya dipastikan dulu kebenaran informasi terkait lowongan kerja, dan lain-lain. Hati-hati penipuan lewat loker,” ujarnya. 

Sebelumnya, sebanyak 50 ribu pendatang baru diprediksi masuk ke Jakarta setelah liburan lebaran berakhir. Hal ini terjadi karena pemerintah sudah kembali mengizinkan mudik lebaran.

Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta, Budi Awaluddin menjelaskan, ketika masa mudik, angka orang yang mengajukan pelayanan dokumen kependudukan selalu bertambah. Ia sendiri memprediksi di tahun ini penambahannya mencapai 50 ribu warga baru.

“Biasanya terjadi pada bulan, kami perkirakan bulan Mei ini terjadi lonjakan menjadi 20.00/ sampai dengan 50.000 pendatang baru di Jakarta,” kata Budi Saat memberikan keterangannya, Rabu (4/5/2022).

Reporter : Ashar | Editor : Endang Pergiwati


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini