Wali Kota Kediri Mutasi 2 Kepala OPD dan 149 Pejabat Fungsional

KEDIRI (Lenteratoday) – Kepala Satpol PP Kota Kediri Eko Lukmono dimutasi dan dilantik sebagai Kepala Dinas Kearsipan dan Perpustakaan, Jumat (28/7/2023). Pelantikan Eko Lukmono oleh Wali Kota Abu Bakar bersamaan dengan Heri Purnomo sebagai Kepala Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman di Ruang Joyoboyo Balaikota Kediri.

Kabar yang berkembang mutasi Eko Lukmono diduga ada kaitannya dengan sikap ego sektoral terkait pengelolaan dana bagi hasil cukai hasil tembakau (DBHCHT). “Semestinya tidak kaku dalam pengelolaan DBHCHT, mengingat dana yang dikelola cukup besar. Sementara, masyarakat sangat minim dapat manfaat dari dana tersebut, jadi perlu pejabat yang supal dan bisa bekerjasama dengan OPD lain,” ujar salah satu sumber dari internal Pemkot Kediri.

Pada pelantikan hari ini terdiri dari 2 Pejabat Pimpinan Pratama dan 149 pejabat funsional tertentu di Lingkungan Pemkot Kediri. “Selamat dan sukses kepada pejabat yang telah dilantik. Pejabat yang tour of duty ini merupakan hal biasa supaya bisa berkembang lebih baik,” ujar Wali Kota Kediri.

Abu Bakar memberikan pesan kepada para pejabat yang baru dilantik. Pertama, karena teknologi semakin canggih, peradaban manusia semakin berkembang dan luas, permintaan pun juga semakin beragam. Oleh karena itu para ASN diminta untuk sensitif terhadap keluhan masyarakat atau apapun yang sedang terjadi. Seperti contoh responsif terhadap isu kelangkaan elpiji saat ini.

Baca Juga :  Jamin Tak Ada Pungutan, Mas Dhito Minta Kontraktor Jaga Kualitas Proyek Stadion Kabupaten Kediri

Selanjutnya, Wali Kota Kediri juga mengingatkan agar para ASN ini untuk membiasakan brainstorming atau diskusi. Karena diskusi itu mengambil keputusan yang terbaik.

Selain itu, dengan membiasakan diskusi juga akan mendapat masukan positif dan negatif, sehingga bisa menentukan arah kebijakan yang akan diambil. “Karena ke depan semakin rumit, kebijakan itu dibuat sedetail mungkin,” tambahnya.

Ketika dalam diskusi atau rapat telah diputuskan sebuah kebijakan, harus segera dilaksanakan. Abdullah Abu Bakar menuturkan bila tidak segera dilaksanakan atau menunda pekerjaan itu tidak baik dan hanya menjadi bom waktu.

“Pasti dibelakangnya akan kerja keras, lembur, penyerapan tidak baik, dan sebagainya,” tutupnya.

Hadir pula dalam pelantikan ini Sekretaris Daerah Kota Kediri Bagus Alit, Asisten dan Kepala OPD Pemerintah Kota Kediri. (*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor : Lutfiyu Handi

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini