Diperkirakan Ada Tiga Pasangan Independen pada Pilkada Lamongan

Lamongan – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Lamongan diperkirakan akan diikuti lebih dari empat pasangan calon. Tiga diantara pasangan calon ini akan bertarung lewat jalur independen, bahwa mereka sudah berkonsultasi ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan terkait dengan syarat dan ketentuan pencalonan.

Untuk diketahui, saat ini pasangan calon yang santer beredar adalah Sholahudin dan Saim. Pasangan ini tampil dari jalur partai politik dan didukung PKB, PDIP dan juga Gerinda. Sementara, tiga pasangan lainnya kemungkinan akan maju dari jalur independen. Ketiga pasangan itu adalah pasangan Suhandoyo – Mohammad Su’udin, pasangan M Yasin – Tarpin, dan pasangan Biin Abdussalam – Abdul Hamid.

Ketua KPU Lamongan, Machrus Ali membenarkan bahwa ketiga padangan itu sudah berkonsultasi ke KPU untuk maju dari jalur perseorangan atau independen. “Pasangan Suhandoyo – Suudin, Yasin – Tarpin mereka sudah mengirim mandat operator Silon. Kemudian mereka akan mendapatkan username dan paswword. Sedangkan pasangan Biin Abdussalam – Abdul Hamid baru konsultasi terkait calon perseorangan,” jelas Machrus Ali pada wartawan di kantor KPU Lamongan.

Meski mereka sudah berkonsultasi dengan KPU, namun mereka belum tentu lolos dan menjadi pasangan resmi sebagai calon bupati dan wakil bupati. Sebab mereka belum lolos Silon dan verifikasi faktual. Silon dan verifikasi factual adalah persyaratan untuk maju dalam Pilkada lewat jalur independen. Kemudian, para pasangan dari jalur independen ini harus mendapatkan dukungan 6,5 persen dari total daftar pemilih tetap (DPT).

Baca Juga :  DPR Minta KPU Pertegas Perlindungan Saksi dan Pelapor

Sehingga dari total DPT Lamongan sebanyak 1,056.505, maka dukungan yang harus dikantongi untuk bisa maju dari jalur independen adalah 68.673 dukungan. “Dukungan  yang dibuktikan dengan foto kopi kartu tanda penduduk ini tidak bisa dobel, makanya akan dilakukan verifikasi factual,” tandas Machrus Ali.

Terpisah, saat dihubungi, Suhandoyo mengatakan sudah bertekat untuk kembali maju dalam pertarungan Pilkada Lamongan 2020 ini. Kali ini memilih jalur independen dan yakin bisa mendapatkan dukungan seperti yang disyaratkan. “Doakan semua bisa berjalan lancer,” katanya.

Sementara itu tim pasangan Suhandoyo – Suudin, Suharjito mengaku jika mereka sudah berkonsultasi dan menyerahkan nama operator Silon ke KPU Lamongan untuk persyaratan maju sebagai calon perseorangan. Bahkan, dia mengaku sudah mengundang pelatih untuk pengisian Silon.

Diketahui bahwa Suhandoyo pernah maju dalam Pilkada Lamongan berpasangan dengan Kartika Hidayati pada 2010. Dia juga mantan anggota DPRD Jatim dari Fraksi PDIP. Sedangan, Suudin yang menjadi pasangannya adalah putra mantan Kepala Desa Sedayulawas, Kecamatan Brondong. (ist/ufi)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini