Embarkasi Surabaya Berangkatkan 36.928 Jamaah Haji, 1.580 Jamaah Berusia 85-119 Tahun

SURABAYA (Lenteratoday) – Embarkasi Surabaya pada tahun ini akan memberangkatkan 36.928 orang jamaah haji yang tergabung dalam 24 kloter. Namun, ada yang berbeda dengan keberangkatan tahun ini, sebab dari jumlah tersebut ada 1.580 orang yang sudah masuk lansia dengan usia dari 85 tahun hingga 119 tahun.

Kakanwil Kemenag Jatim Husnul Maram yang ditemui setelah Apel Kesiapan Petugas Haji Indonesia Embarkasi Surabaya-Jawa Timur Tahun 2023 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Kamis (11/5/2023), mengatakan bahwa dari 36.928 jamaah ini yang dari Jatim ada 35.152 jamaah, kemudian dari Bali yang berjumlah 698 jamaah, dan dari NTT ada 668 jamaah. Lalu petugas kloter 420 orang, petugas haji daerah 175 orang, dan pembimbing sebanyak 76 orang.

Sementara, Jawa Timur sendiri mendapat kuota prioritas untuk peserta lansia sebanyak 1.580 orang. Dengan peserta tertua berasal dari Kabupaten Pamekasan bernama Bapak Harun yang lahir pada 1 Juli 1904 atau berusia 119 tahun dan yang termuda berusia 85 tahun.

Dari Jawa Timur, sebanyak 11.274 jamaah yang masuk dalam klasifikasi lanjut usia diatas 65 tahun. Rinciannya sebanyak 7.857 orang berusia 65-74 tahun, 1.271 berusia 75-84 tahun, 2009 orang berusia 75-94 tahun, dan 137 orang berusia 95 tahun ke atas.

Haji sendiri akan dilayani oleh petugas penyelenggara ibadah haji kloter dan PPH Arab Saudi  yang terdiri dari ketua kloter, pembimbing ibadah kloter, dokter, perawat, dengan layanan petugas akomodasi, konsumsi, dan transportasi.

Lebih lanjut disebutkan, kloter pertama akan masuk ke Asrama Haji Surabaya pada 23 Mei 2023 dan kloter terakhir pada 22 Juni 2023. Pada 23 Mei 2023 nanti, terdiri  dari 3 kloter. Yaitu kloter Kabupaten Bangkalan yang akan masuk pukul 09.00, kloter Kabupaten Sampang pada pukul 11.00, dan yang ketiga kloter Kabupaten Sampang dan Bangkalan untuk pukul 13.00.

Baca Juga :  Keberangkatan Haji Jamaah Asal Nganjuk Tertunda Karena Hamil 8 Minggu

“Semoga seluruh rangkaian tersebut dapat berjalan lancar. Haji tahun ini memiliki tema besar berkeadilan dan ramah lansia, concern memperhatikan para jamaah haji yang usianya sudah lanjut,” ujar Husnul Maram.

Sebagai informasi, peserta apel sendiri terdiri dari Ketua Kloter, Pembimbing Ibadah Kloter, Dokter, Perawat Kesahatan, Petugas Haji Daerah (PHD), Pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umroh (KBIHU), Petugas Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi, dan Kepala Kemenag Kab/Kota se Jatim dengan total jumlah 478 peserta.

Petugas haji merupakan delegasi dari pemerintah untuk membimbing, mendampingi dan melayani jamaah haji agar dapat menjalankan ibadah haji dan umroh dengan baik dan lancar, serta memperoleh haji yang mabrur. Seluruh petugas penyelenggara ibadah haji (PPIH) Arab Saudi akan melaporkan kinerja mereka selama di Arab Saudi melalui aplikasi digital.

Langkah ini sebagai salah satu terobosan yang dilakukan Kemenag untuk memantau kinerja ribuan petugas PPIH Arab Saudi yang akan melayani 203.320 jemaah haji reguler dan 17.680 jemaah haji khusus. Melalui aplikasi ‘Penkin’ atau Penilaian Kinerja, sebanyak 4.200 petugas haji wajib melaporkan kerja mereka setiap hari. (*)

Reporter : Lutfi | Editor : Lutfiyu Handi

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini