ESI Jatim Siapkan Atlet E-Sports Terbaiknya untuk Berlaga di PON Aceh- Sumut 2024

SURABAYA (Lenteratoday) – E-Sports Indonesia (ESI) Provinsi Jawa Timur (Jatim) bakal menyiapkan program atlet untuk diberangkatkan ke PON Aceh dan Sumatera Utara (Sumut) 2024 mendatang.

Ketua Harian ESI Jawa Timur, Daniel Agung, mengatakan para atlet yang akan disiapkan ini merupakan atlet-atlet terbaik yang masuk dalam seleksi turnamen Piala Gubernur Jawa Timur 2022.

“Pastinya hasil turnamen Piala Gubernur kali ini akan kita siapkan untuk PON dan nanti Bidang Pengembangan Atlet yang akan memprosesnya sehingga nanti di Aceh kita bisa raih hasil yang terbaik untuk Jawa Timur,” kata Daniel saat penutupan turnamen E-Sports Piala Gubernur Jawa Timur, di Gedung Islamic Center, Surabaya, Selasa (11/10/2022).

Daniel menjelaskan, dalam Piala Gubernur Jawa Timur kali ini memperlombakan tiga gim, yakni PUBG Mobile, Free Fire dan Mobile Legend, dengan total hadiah uang tunai Rp 30 juta.

“Dimana dari pendaftaran kemarin kita sudah mendapatkan peserta PUBG Mobile sebanyak 112 tim, Free Fire 247 tim, dan Mobile Legend 430 tim. Jumlah tentu akan kami olah dan nantinya menjadi database atlet teebaik Jawa Timur dalam cabor esports,” jelasnya.

Baca Juga :  Kompetisi Esport Unitomo Dorong Kegiatan Positif Kaum Milenial

Sementara itu, Ketua Umum KONI Jatim, M. Nabil memberikan pesan kepada ESI Jatim agar memiliki kontrol yang kuat terhadap para pengurus yang ada di daerah maupun para atlet yang berkecimpung di dunia E-Sports.

“Jadi semua harus dikontrol dan dimonitor. Sehingga tercipta olahraga yang menyehatkan, menguatkan dan memberikan manfaat (juara atau medali) untuk Jawa Timur,” tutur Nabil.

Nabil juga menyebut, jangan sampai olahraga E-Sports itu membuat sakit dan tidak memberikan manfaat pada yang bersangkutan (atlet) ataupun kepada lingkungan. Apalagi potensi E-Sports saat ini cukup besar, karena sudah eranya.

“Jadi, sudah beberapa kali saya sampaikan, harus ada hal lain yang menguatkan olahraga ini (E-Sports). Memang banyak yang melihat ini ringan, tapi harus dilihat dari aspek fisik dan mental atlet harus baik. Selain itu juga para atlet harus update dan mengikuti perkembangan (skill) karena olahraga ini perubahannya sangat cepat,” pungkasnya. (*)

Reporter : Rahmad Suryadi | Editor : Lutfiyu Handi

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini