ITS Luncurkan Beasiswa Asih, Target Mahasiswa Penerima Mencapai 30 Persen

SURABAYA (Lenteratoday) – Tahun ini Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya meluncurkan program beasiswa terbaru yaitu Beasiswa Asih serta menargetkan mahasiswa penerimanya naik hingga 30 persen. 

Direktur Kemahasiswaaan ITS Surabaya, Dr Imam Abadi ST MT mengatakan Beasiswa Asih ini merupakan langkah antisipatif, untuk mengatasi ketidaksesuaian kuota beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIPK) yang diberikan oleh pemerintah.

Selain itu, beasiswa ini hadir dengan konsep inovatif yang mengaitkan para pemangku kepentingan di ITS, yang ingin memberikan sumbangan keuangan kepada calon penerima beasiswa. “Jadi beasiswa ini dikhususkan untuk mahasiswa, yang memiliki kendala finansial,” ucapnya, Rabu(17/4/2024).

Dosen yang akrab disapa Ibad ini menuturkan pemberian beasiswa ini akan melibatkan proses kesepakatan, antara penerima dan penyelenggara beasiswa. Nantinya, tiap-tiap kesepakatan akan diresmikan melalui tanda tangan pada Perjanjian Kerja Sama (PKS), yang secara otomatis dihasilkan oleh sistem.  “Seluruh tahapan ini dapat diakses secara publik, melalui portal resmi Beasiswa Asih,” tuturnya.

Ibad menjelaskan, peluncuran Beasiswa Asih ini selaras dengan adanya kenaikan anggaran pencairan beasiswa di ITS hingga 300 persen dalam kurun waktu 2020-2023.

Dalam hal ini, ITS berhasil mencairkan dana beasiswa sebesar Rp 33,3 miliar di tahun 2020 dan terus meningkat setiap tahunnya hingga tahun 2023 berhasil menyentuh angka Rp 90,37 miliar. 

Ia juga mengungkapkan bahwa jumlah mahasiswa ITS penerima beasiswa juga ikut meningkat. Dibandingkan dengan tahun 2020, pada 2023 sebanyak 22 persen dari total mahasiswa ITS telah menerima beasiswa. “ITS menargetkan pada tahun 2024 ini setidaknya 30 persen mahasiswa ITS akan mendapat beasiswa,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jadi Temuan BPK, Beasiswa Pelajar Miskin Tahun Ini Diberikan Dalam Bentuk Barang

Selain Beasiswa Asih, ITS juga menyediakan beasiswa lain. Di antaranya Beasiswa Kartu Indonesia Pintar – Kuliah (KIP-K), anggaran KIP-K juga mengalami peningkatan di tahun 2023 hingga mencapai Rp 50 miliar. 

Hal ini sejalan dengan jumlah penerima KIP-K di tahun 2023 sebanyak 3.689 mahasiswa, meningkat dibandingkan dengan tahun sebelumnya sebanyak 2.849 orang.

Selain beasiswa KIP-K, ITS juga memiliki Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Abadi ITS (LPDA-ITS). Beasiswa tersebut terbagi tiga kategori, yaitu Beasiswa Dana Abadi Bebas Sumbangan Pengembangan Institusi (SPI) yang di tahun 2023 lalu diberikan kepada 46 mahasiswa dengan total nominal sebesar Rp 1,58 miliar, Beasiswa Dana Abadi Bantuan Uang Kuliah Tunggal (UKT) untuk 126 mahasiswa ITS dengan total sebesar Rp 435 juta.

“Lalu ada Beasiswa Dana Abadi Biaya Hidup sebesar Rp 1,88 miliar untuk 313 mahasiswa KIP-K skema 2. Sehingga total anggaran beasiswa yang telah dikucurkan oleh LPDA-ITS hingga 2023 tercatat sebesar Rp 3,895 miliar,” tukasnya.

Diketahui, layanan beasiswa ITS telah berhasil meraih sertifikasi ISO 9001:2015 yang menjadi bukti konkret bahwa sistem yang diterapkan pada layanan beasiswa di ITS telah terjamin dengan baik.

Bagi mahasiswa yang ingin mendapatkan beasiswa dapat mendaftarkan diri dan melengkapi berkas-berkas yang ada di laman beasiswaasih.its.ac.id sebelum nantinya dilakukan verifikasi dari Direktorat Kemahasiswaan (Ditmawa) ITS. 

Reporter:Amanah(mg)/Editor:Ais

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini