Kopeling, Pembangkit Ekonomi dan Wadah Komunitas Kreatif Pecinta Lingkungan

BATU (Lenteratoday)-Resmi dilantik Walikota Batu, Koperasi Konsumen Peduli Lingkungan Anti Plastik (Kopeling) ini punya segudang program. Dwi Harining Setyowati Ketua Kopeling yang baru saja dilantik menuturkan bahwa koperasi ini sudah ada sejak tiga tahun terakhir.

“Jadi kami itu sebenarnya sudah ada sejak tahun 2019,” jelasnya pada Lenteratoday.com, “Sebenarnya kita dulu ada beberapa, kemudian berkumpul jadi satu kesatuan, itu di 2017,” lanjut Dwi.

Kemudian, pada tahun 2019, Komunitas Bank Sampah terus berkembang dan bertambah besar. Hingga akhirnya, dibentuklah Kopeling pada 2020. “Berhubung ada jual beli sampah kan, otomatis keuangan ya ada. Akhirnya di tahun 2019 akhir itu kita bentuk koperasi ini, tapi di tahun 2020 kita baru ngurus ke notaris,” kata Ketua Komunitas Bank Sampah se-Batu itu.

Selama perjalanannya, koperasi ini memiliki beberapa item, tidak hanya produk recycling saja. Di antaranya ada batik tulis, sembako, dan pupuk. Ada satu produk yang dengan bangga ia tunjukkan saat wawancara. Yakni, ecobrick dari popok bekas. Ia menjelaskan, daur ulang popok sekali pakai itu sedang dijalankan dan harapannya, program ini bisa menjadi salah satu produk unggulan.

Baca Juga :  Meski Zona Kuning, Walikota Batu Enggan Putuskan Sekolah Tatap Muka

Dwi bercerita, jika popok sekali pakai itu dibeli koperasi dengan harga 300 rupiah per-popok. “Tentu popok ini sudah dicuci terlebih dahulu ya, gel dalam popok bisa dibuat media tanam, lalu sisanya dicuci bersih lalu kita olah jadi paving,” ujar Dwi. Meski masih dalam masa percobaan, koperasi akan mulai membeli popok-popok tersebut secara kiloan dari bank-bank sampah yang ada di Kota Batu.

Dilantiknya ia beserta anggota lain merupakan wujud dari dukungan pemerintah terhadap apa yang selama ini mereka lakukan. Ia berharap kedepannya koperasi ini tidak hanya diisi oleh Komunitas Bank Sampah saja, namun komunitas yang lain juga. “Kedepannya semoga bukan hanya Komunitas Bank Sampah saja ya, tapi ya harus mengetahui visi misi kita yang memang ingin mewujudkan produk-produk ramah lingkungan,” paparnya diakhir wawancara. (ree)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini