Mam’s Rice, Produk Inovasi Pangan Mahasiswa UB Yang Berhasil Raih Medali Emas di Thailand Inventor’s Day 2023

MALANG (Lenteratoday) – Melalui produk inovasi pangan pengganti beras bertajuk Mam’s Rice, kelompok mahasiswa Program Studi Ilmu Gizi, Fakultas Ilmu Kesehatan, Universitas Brawijaya (UB) berhasil meraih prestasi membanggakan dengan diraihnya gold medal dalam ajang kompetisi Thailand Inventor’s Day 2023.

Perwakilan tim UB, Salsabil Ath-Thayyiba Utomo, mengatakan Mam’s Rice merupakan inovasi pangan analog. Yang menggunakan campuran dari edamame dan rumput laut. Kandungan dari campuran 2 bahan tersebut dikatakannya mampu membantu mengurangi prevalensi Diabetes Melitus tipe 2 pada masyarakat Indonesia.

“Kelebihan Mam’s Rice adalah mempunyai kandungan rendah glikemik, rendah gula, tinggi serat, tinggi vitamin dan mineral, serta tinggi antioksidan jika dibandingkan dengan beras putih biasa,” ujar Salsa, pada Senin (13/2/2023).

Salsa menambahkan, proses pembuatan Mam’s Rice terdiri dari 4 tahap, yang seluruhnya memakan waktu selama kurang lebih enam bulan. Pertama, yakni pemilahan dan pengeringan bahan edamame dan rumput laut. Kemudian, setelah bahan-bahan tersebut kering, proses selanjutnya adalah mengolah menjadi tepung edamame dan tepung rumput laut.

“Dilanjutkan dengan proses pembentukan beras analog menggunakan alat extruder mini. Terakhir, dilakukan beberapa tes untuk menentukan formula yang terbaik dengan perbandingan 1:1 dari tepung edamame dan tepung rumput laut,” imbuhnya.

Lebih lanjut, perjalanan Mam’s Rice di ajang internasional diakuinya bukan hanya kali ini saja. Sebelumnya, Tim yang digawangi oleh Shinta Kirana Rakhmani, Eunike Cecilia Setiawan, Airin, Salsabil Ath-Thayyiba Utomo, Jeany Pricelia, Putri Dwi Arini, dan Adinda Yanuke Indraswari. Serta dibimbing oleh Rahma Micho Widyanto, S.Si, MP, ini pernah mengikuti beberapa perlombaan internasional secara online.

Baca Juga :  Jatim Rumuskan Pesantren Tangguh

“Event Thailand Inventor’s Day 2023 ini juga menjadi salah satu ajang offline paling bergengsi yang diselenggarakan di Thailand untuk para investor setiap tahunnya,” seru Salsa.

Sementara itu, saat disinggung mengenai proses persiapan hingga hari perlombaan. Salsa menuturkan tidak terdapat kendala yang berarti, sehingga tim dapat menjalankan seluruh proses dengan baik dan lancar.

“Proses persiapan hingga perlombaan dapat dikatakan cukup lancar. Meskipun seluruh koordinasi tim dilakukan secara online,” jelas Salsa.

Diakhri, Salsa mengatakan bahwa dirinya beserta tim telah merencanakan untuk melakukan uji coba dalam menentukan efek antihiperglikemik pada manusia. Dan mengembangkan produk Mam’s Rice sesuai Standar Nasional Indonesia (SNI).

“Kami berharap agar bisa mengembangkan produk ini menjadi lebih baik dan terus meraih prestasi. Saat ini, kami masih proses pengajuan Halal MUI dan baru mandapatkan simple patent saja,” tukasnya.

Sebagai informasi, Thailand Investor’s Day merupakan salah satu ajang perlombaan internasional yang diadakan oleh Nasional Research Council of Thailand (NRCT), pada 2-6 Februari 2023 silam di Bangkok International Trade & Exhibition Centre (BITEC).

Ajang perlombaan ini bertujuan untuk menunjukkan berbagai macam inovasi mahasiswa dan mahasiswi, di tingkat internasional yang telah diikuti oleh 24 negara dengan hasil karya 469 inovasi. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini