Misi Dagang Jatim Tembus Rp 2,24 T

Balikpapan – Pemerintah Provinsi Jatim terus melakukan misi datang ke berbagai daerah di Indonesia. Dari misi dagang tersebut, Jatim berhasil mencetak transaksi mencapai Rp 2,24 trilyun selama kurun waktu 2019.

Kepala Biro Humas dan Protokol Setdaprov Jatim, Aries Agung Paewai ditemui di Swiss Bell Hotel Balikpapan, Rabu (4/11) dalam rangka Misi Dagang Jawa Timur di Kalimantan Timur mengungkapkan bahwa misi datang dk Balikpapan ini adalah yang ke lima dan terakhir pada 2019 ini. “Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa hadir langsung di Balikpapan memimpin misi dagang ini,” katanya.

Dia menandaskan bahwa dalam misi datang di Balikpapan ini mentargetkan nilai transaksi hingga Rp 500 miliar. Transaksi tersebut terdiri dari berbagai sector seperti produk perindustrian, perdagangan, potensi perikanan, agribisnis dan peluang investasi lainnya. “Secara tidak langsung meningkatkan nilai perdagangan dalam negeri. Pelaksanaan Misi dagang ini ditargetkan mencapai Rp. 500 milyar,” ujarnya.

Sebelumnya, misi dagang  telah dilaksanakan di Makasar, Sulawesi Selatan dengan total nilai transaksi Rp 268,8 Milyar. Komoditi yang diminati diantaranya lada, beras, cengkeh, bibit bawang putih, kopi, minyak goreng, porang dan Rumput laut. Kemudian di Tangerang, Banten dalam rangkaian acara Trade Expo Indonesia (TEI) dengan total nilai transaksi Rp 708,8 Milyar. Komoditi yang diminati diantaranya bibit Blbawang putih, kopi arabica, lada putih, kayu manis, benih kentang, cengkeh, telur dan beras.

Selanjutnya pada Bulan Oktober 2019, diselenggarkaan Misi Dagang di Mataram, Nusa Tenggara Barat l dengan nilai transaksi Rp 603 Milyar. Komoditi yang diminati diantaranya tembakau, bibit bawang putih, kapulaga, bawang merah, bekatul, jagung, porang, dan rumput laut. Diteruskan Misi Dagang Antar Daerah di Surabaya dengan total nilai transaksi Rp 658 Milyar. Komoditi yang diminati yaitu diantaranya bibit bawang putih, tembakau, bawang merah, cengkeh, telur, beras, kayu manis dan jagung. ” Secara keseluruhan, total nilai transaksi keseluruhan Kegiatan misi dagang yang sudah dilaksanakan pada Tahun 2019 sebesar Rp 2,24 Trilyun,” paparnya.

Peserta Misi Dagang diikuti oleh 20 pelaku usaha dari Jawa Timur yang difasilitasi oleh Dinas Perindustrian Dan Perdagangan Provinsi Jawa Timur dengan rincian 12 Penjual dan 8 Penjual & Pembeli. Kemudian pelaku usaha dari Provinsi Kalimantan Timur sebanyak 100 pelaku usaha di bidang perdagangan. “Total keseluruhan Pelaku Usaha yang ikut berpartisipasi pada kegiatan Misi Dagang Provinsi Jawa Timur di Provinsi Kalimantan Timur Tahun 2019 sebanyak 120 Pelaku usaha,” katanya. (ufi)

Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini