Pakar Politik UMM Sebut Pj Wahyu Memiliki Peluang Kuat dalam Pilwalkot Malang 2024

MALANG (Lenteratoday) – Pakar Politik dan Dosen Sosiologi Politik dari Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Wahyudi Winarjo, mengemukakan pandangannya terkait sosok yang memiliki peluang kuat dalam Pemilihan Wali Kota (Pilwalkot) Malang 2024.

Menurut Wahyudi, Pj Wali Kota Malang, Wahyu Hidayat merupakan salah satu kandidat yang kuat dalam memperebutkan kursi Wali Kota Malang periode 2024-2029 nanti.

Sebelumnya diketahui, Pj Wahyu menjadi salah satu nama yang telah masuk dalam survei DPC Partai Gerindra Kota Malang, untuk diusung sebagai bakal calon Wali Kota Malang 2024.

“Pj Wahyu akan sangat kuat. Karena semua calon yang didukung oleh penguasa, oleh kekuasaan, itu kuat. Dalam politik itu tidak bicara moral-tidak moral, etika-tidak etika, hukum-tidak hukum. Tidak bicara baik buruk, tapi bicara strategi politik,” ujar Wahyudi, dikonfirmasi melalui sambungan selular, Selasa (11/6/2024).

Wahyudi juga menambahkan, sebagai Penjabat Wali Kota, Wahyu Hidayat memiliki keuntungan dengan waktu dan ruang yang panjang untuk memperkenalkan diri. Serta menunjukkan visi dan misinya kepada masyarakat.

Baca Juga :  Tak Ada Zona Merah di Kota Malang

Menurut Wahyudi, hal ini tentunya akan memberikan Wahyu keunggulan dibandingkan dengan calon-calon lainnya, seperti mantan Wali Kota Malang periode 2018-2023, Sutiaji.

“Rakyat cepat melupakan. Dalam politik, situasi bisa berubah dengan cepat, seperti cinta yang mudah berpindah ketika terpisah oleh ruang dan waktu,” tambahnya.

Untuk memperkuat posisinya di hati masyarakat, Wahyudi juga menyarankan agar Pj Wahyu fokus pada pengembangan seni dan budaya di Kota Malang.

“Seni budaya Malangan adalah jati diri Malang yang harus diperkuat. Jika Pak Pj mengintroduksi ini, dia akan mendapatkan tambahan dukungan,” jelasnya.

Selain itu, Wahyudi mengaku, Pj Wahyu juga perlu merangkul para pendukung sepak bola kebanggaan warga Malang, Arema, dan menyelesaikan kasus stadion Kanjuruhan yang hingga saat ini masih belum menemui titik terang. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi


Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini