Pertama Kali Seleksi PPK Pilkada Gunakan CAT

Blitar – Pertama kalinya seleksi anggota Panitia Pemilihan Kecamatan (PPK) dalam Pilkada serentak Tahun 2020 ini menggunakan Computer Assisted Test (CAT). Namun demikian, dari 19 kota/kabupaten se Jawa Timur yang akan menggelar Pilkada serentak tahun ini, hanya empat KPU daerah yang disetujui oleh KPU pusat untuk menggunakan CAT, yakni Kota Blitar, Kabupaten Blitar, Kabupaten Ngawi dan Kabupaten Pacitan.

Dengan sistem ini selain lebih efisien juga hemat karena paperless dan lebih modern. “Dengan kemajuan teknologi komputer, seleksi jadi lebih mudah, simple dan aman. Karena resiko kebocoran soal bisa ditekan,” tutur Ketua KPU Kota Blitar, Choirul Umam saat melihat pelaksanaan CAT di SMP Negeri 2 Kota Blitar, Kamis (30/1/2020).

Dijelaskan Umam jika seleksi tulis ini diikuti oleh 63 orang calon PPK, yang lolos seleksi administrasi dari total 66 orang yang mendaftar. “Nanti akan dipilih 30 orang yang lolos, atau 10 orang dengan nilai tertinggi dari tiap kecamatan,” jelasnya.

Baca Juga :  Jalan Menuju Wisata Sirah Kencong Blitar Ditutup PT. Greenfields, Ini Tanggapan DPRD

Karena sesuai aturan, yang lolos seleksi CAT jumlahnya 2 kali dari kebutuhan. Jika tiap kecamatan 5 orang PPK, dengan 3 kecamatan di Kota Blitar maka total 15 orang PPK. “Fungsinya untuk cadangan jika ada yang berhalangan, bisa digantikan urutan selanjutnya,” papar Umam.

Diungkapkan Umam penerapan sistem CAT dalam seleksi calon anggota PPK, hanya di Kota Blitar se Jatim. Karena dari 3 kota yang akan menggelar Pilkada serentak tahun 2020, 2 kota lainnya yaitu Kota Surabaya dan Kota Pasuruan tidak mengajukan CAT. “Keputusan ini, juga berdasarkan supervisi dari KPU Jatim. Untuk mengecek kesiapannya,” ungkapnya.

Ditambahkan Umam, sistem CAT ini jika diijinkan oleh KPU pusat juga akan diterapkan dalam proses seleksi PPS. Kita menunggu aturan dari KPU, kalau diperbolehkan kita siap melaksanakan. “Karena total kebutuhan PPS 63 orang, maka dibutuhkan 126 komputer. Sedangkan di SMP Negeri 2 Kota Blitar, tersedia 180 komputer jadi mencukupi,” imbuh Umam. (ais)





Latest news

Related news

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini