
MALANG (Lenteratoday)- Dalam bahasa Prancis, Amour et Révolte berarti Cinta dan Pemberontakan. Itulah yang ingin ditunjukan dalam pameran berbagai karya desain dalam kegiatan DKVOLUTION IX yang diinisiasi oleh Sekolah Tinggi Informatika dan Komputer Indonesia (STIKI) Malang.
“Dalam kegiatan ini diharapkan mahasiswa bisa mengekspresikan diri dalam sebuah karya. Tak hanya itu, karena selain pameran luring dan daring, kegiatan ini juga disertai seminar, webinar, dan workshop, maka pengetahuan mahasiswa juga diharapkan semakin luas,” ujar Kepala Program Studi, Adita Ayu Kusumasari, S.Sn., M.Sn dikutip Kamis (21/7/2022).
Sebagai informasi, kegiatan tersebut sudah berlangsung sejak Selasa (19/7/2022) dan berakhir hari ini. Bertempat di Sport hall, gedung A, dan gedung E STIKI Malang berbagai karya bisa dinikmati mulai dari Pasca Produksi Videografi, Eksperimen Media Rekam, Komik, Gramatika Visual hingga Musik Digital dan Animasi 3D.
“Ada juga karya yang hasil kurasi dari Open Submission sejumlah 24 karya mahasiswa luar Jawa Timur dan tentunya karya mahasiswa STIKI yang menghasilkan prestasi,” katanya.
Diungkapkannya, karya yang dipamerkan tidak semuanya yang berkaitan dengan mata kuliah. Hal ini dinilai kurang menstimulan para peserta pameran, untuk memacu ide dan kreavifitas.”Karena, pada saatnya nanti, di dunia nyata, akan ada banyak persaingan kreativitas, yang itu tidak hanya dengan sesama mahasiswa DKV STIKI, tapi juga dengan desainer-desainer lain. Kegiatan ini diharapkan menjadi sebuah stimulan baru yang berguna untuk memicu semangat mereka,”lanjutnya.

Dalam kegiatan tersebut, panitia juga menyajikan berbagai hiburan untuk menarik minat baik dari mahasiswa STIKI Malang sendiri maupun dari luar. Ada drama hingga live music. “Kami berharap ini kegiatan regular ini menjadi jujugan mahasiswa DKV untuk memamerkan karyanya sekaligus mencari referensi dari karya desain yang lain. Sebab di dunia kerja, kedalaman wawasan dan pengetahuan sangat dibutuhkan. Tidak hanya berhenti pada hal-hal tersebut, tapi juga, keluar dari zona nyaman, melakukan eksplorasi sejauh mungkin,” tutupnya.(*)
Reporter:Izy,rls | Editor:Widyawati