05 April 2025

Get In Touch

DPRD Minta Bekas Galian Tambang Disulap Jadi Objek Wisata Baru

Wisata Danau Biru Katingan Palangka Raya dari bekas galian tambang pasir. (Foto:istimewa)
Wisata Danau Biru Katingan Palangka Raya dari bekas galian tambang pasir. (Foto:istimewa)

PALANGKA RAYA (Lenteratoday) - Pemerintah Daerah dan masyarakat didorong untuk lebih kreatif dan inovatif dalam mengembangkan pariwisata. Salah satu yang diusulkan DPRD Palangka Raya adalah memanfaatkan bekas lubang galian tambang pasir menjadi objek wisata baru atau tempat usaha budi daya ikan.

Menurut Wakil Ketua I DPRD Kota Palangka Raya, Wahid Yusuf, sebenarnya lubang bekas galian tambang harus direklamasi oleh penambang pasir. Namun, tidak ada salahnya jika dimanfaatkan dan menjadi sumber penghasilan bagi masyarakat."Imbauan ini digaungkan kerena pertimbangan banyaknya  lubang bekas galian tambang pasir belum dimanfaatkan yang tersebar di wilayah Kalimantan Tengah," papar Wahid, Sabtu (30/7/2022).

Selain itu ia menyarankan kepada Pemerintah setempat melalui Dinas Perikanan, Dinas Pertambangan dan Dinas Pariwisata, agar bersinergi mendorong masyarakat untuk memanfaatkan lokasi bekas galian tambang sebagai obyek wisata baru maupun pengembangan usaha lainnya.

Sebagai contoh ia menambahkan, Dinas Perikanan dapat melakukan cara dengan memfasilitasi dan membantu warga menyediakan bibit ikan kepada masyarakat. Sehingga masyarakat terdorong untuk memanfaatkan lubang bekas galian tambang menjadi kolam untuk membudidayakan ikan.

Demikian juga dengan Dinas yang lain, dapat berperan dalam membantu masyarakat dalam memanfaatkan lubang bekas galian tambang tersebut."Kami yakin ini bisa berhasil jika dikelola secara serius dan tentunya dengan ditunjang adanya bantuan dan pembinaan dari pemerintah setempat," ungkapnya.

Sementara itu Wahid mengatakan jika sudah ada sejumlah lubang bekas tambang galian pasir yang sukses dikelola menjadi tempat wisata dan dikunjungi banyak warga. Salah satu  diantaranya yaitu objek wisata Danau Biru di Katingan.

Ia menambahkan, Danau Biru yang sepenuhnya dikelola masyarakat lokal, diberi nama demikian karena airnya yang bersih dan berwarna biru. Selain itu sudah tertata cukup baik dan nyaman sebagai tempat santai serta berswafoto.

Keberhasilan Danau Biru menjadi tempat wisata bisa memotivasi masyarakat, khususnya yang ada di Kota Palangka Raya dan sekitarnya, untuk bisa membuat lubang bekas galian tambang pasir sebagai sesuatu yang bermanfaat dan memberi dampak ekonomis."Agar berhasil, kuncinya adalah mau menekuni secara serius, ulet dan bekerja keras untuk mengelola dan mengembangkannya," pungkasnya.(*)

Reporter : novita | Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.