05 April 2025

Get In Touch

Pameran Tosan Aji, Keris Bukan Benda Mistis

Peta Semar menggelar pameran di Gedung Monod DiepHuis, Kota Lama Semarang. Pameran tersebut rencananya akan digelar selama tiga hari pada 22-24 Agustus 2022.
Peta Semar menggelar pameran di Gedung Monod DiepHuis, Kota Lama Semarang. Pameran tersebut rencananya akan digelar selama tiga hari pada 22-24 Agustus 2022.

SEMARANG (Lenteratoday) - Pecinta Tosan Aji Semarang (Peta Semar) menggelar pameran di Gedung Monod DiepHuis, Kota Lama Semarang. Pameran tersebut rencananya akan digelar selama tiga hari pada 22-24 Agustus 2022.

Sebagai informasi, Tosan Aji merupakan senjata tradisional yang terbuat dari besi atau yang biasa disebut pusaka. Membahas tentang Tosan Aji, tidak jauh-jauh dari senjata tradisional, keris.

Ketua Panitia Pameran Tosan Aji, sekaligus Pengurus Peta Semar, Jatmiko menyatakan bahwa pameran ini digelar untuk tunjuan edukasi, terlebih memberikan gambaran bahwa pusaka, khususnya keris, tidak selaly berhubungan dengan hal mistis.

"Tosan aji tidak seperti yang dibayangkan kaya gitu. Pameran ini juga mengedukasi bahwa tosan aji tidaklah benda mistik yang seringkali dihubungkan dengan klenik. Jadi kami juga ingin meluruskan pandangan seperti itu," kata Jatmiko (22/8/2022).

Tak hanya keris, beragam benda pusaka, seperti tombak, pedang, hingga batu akik dipamerkan. Adapun peserta pameran ini tidak hanya berasal dari Semarang, tapi juga luar provinsi.

Sasaran dari pameran ini yakni golongan anak muda. Melalui pameran ini, diharapkan anak-anak dapat memahami apa itu Tosan Aji dan lebih mencintai budaya sendiri, lebih baik lagi jika turut melestarikannya.

"Kami mengedukasi remaja zaman sekarang untuk mencintai budaya sendiri yang sudah mulai hilang ini. Apalagi keris sudah masuk penghargaan UNESCO, maka jangan sampai diakui orang lain," ujarnya.

Lebih menarik lagi, dalam pameran ini juga diselenggarakan bursa yang menjual berbagai macam pusaka.

"Ini kan juga nanti ada bursa juga. Harganya ya kisaran Rp 160 ribu, Rp 200 ribu, Rp 300 ribu, tergantung sih dari umurnya," kata Munidi, salah satu peserta pameran asal Semarang.

Sementara itu, Yudha (39), salah satu pengunjung, menyampaikan bahwa pameran di Semarang ini lebih lengkap daripada pameran lainnya.

"Saya sering ke pameran kaya gini. Ke sini pengen lihat-lihat, tapi kalau nanti ada yang sreg dan cocok saya beli," katanya.

Reporter : Azifa Azzahra | Editor : Endang Pergiwati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.