06 April 2025

Get In Touch

Jenguk Keluarga Korban, Kemensos Beri Bantuan Rp 15 Juta Kepada Ahli Waris

Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi oleh Walikota Malang, Sutiaji, memberikan dukungan dan bantuan kepada masing-masing ahli waris atau keluarga korban yang ditinggalkan sebab Insiden Kanjuruhan.
Menteri Sosial Tri Rismaharini didampingi oleh Walikota Malang, Sutiaji, memberikan dukungan dan bantuan kepada masing-masing ahli waris atau keluarga korban yang ditinggalkan sebab Insiden Kanjuruhan.

MALANG (Lenteratoday) – Menteri Sosial RI, Tri Rismaharini, menjenguk dan memberikan bantuan serta santunan pada keluarga korban tragedi Kanjuruhan di Kantor Kecamatan Lowokwaru, Kota Malang pada Senin (3/10/2022). Bantuan yang diberikan oleh pihak Kementerian Sosial yakni berupa uang sejumlah Rp 15 juta dan paket sembako.

“Standar bantuan yang diberikan oleh Kemensos adalah Rp 15 juta rupiah per korbannya. Jadi kalau misalnya dalam 1 keluarga itu ada 2 korban, maka akan kami berikan Rp 30 juta, kalau ada 3 korban ya kami berikan sejumlah kelipatannya. Kami juga memberikan bantuan dalam bentuk paket sembako,” ujar Tri Rismaharini, saat melakukan konferensi pers usai menjenguk dan memberikan dukungan berupa bantuan sosial kepada para keluarga korban, Senin (3/10/2022).

Risma selanjutnya menyampaikan nantinya akan ada pemberian bantuan khusus kepada ahli waris dari keluarga yang ditinggalkan oleh tulang punggungnya.

“Jadi ada bantuan bantuan khusus. Itu kita prioritaskan untuk korban yang meninggal misalnya adalah bapak, yang mana dirinya memiliki anak yang masih sekolah atau masih kuliah, pokoknya yang sedang menempuh pendidikan. Itu kita tangani khusus, karena beliau adalah tulang punggung keluarga. Istrinya butuh biaya, anaknya juga,” jelasnya.

Kemudian, ahli waris korban yang akan didata oleh Kemensos untuk selanjutnya diberikan program bantuan berkelanjutan, imbuh Risma diantaranya adalah ibu hamil, anak usia dini, anak yang sedang menempuh pendidikan, lansia, dan disabilitas.

“Kalau sudah dikumpulkan datanya, maka akan kami masukkan ke dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang nanti akan menerima bantuan sosial secara nerkelanjutan,” ungkapnya.

Ketika disinggung terkait dengan total keseluruhan data korban yang akan diberikan bantuan, Mantan Walikota Surabaya tersebut menyebutkan angka 125 ahli waris dan mengaku bahwa kemungkinan data akan masih bertambah.

“Ini masih kita data, masih kita kumpulkan. Karena dari kemarin kita mendata keluarga korban ada 125, selanjutnya untuk dilakukan keberlanjutan terutama keluarga yang ditinggalkan bapak yang selama ini mencari nafkah dan jadi tulang punggungnya,” imbuhnya.

Dalam kesempatan tersebut, Risma juga menyampaikan bela sungkawa dari Presiden dan Wakil Presiden RI kepada para keluarga korban.

“Kedua kita juga atas nama pemerintah pusat juga turut berbela sungkawa, dan kemudian kita sampaikan bahwa kita harus menerima takdir dari Tuhan YME dan kita harus kuat, meskipun memang ini suatu yang berat,” pungkasnya.

Sebagai informasi, selain merenggut ratusan nyawa, insiden Kanjuruhan yang merupakan bencana sosial tersebut juga mengakibatkan banyak korban yang mengalami luka berat dan luka ringan. Kementerian Sosial melalui Unit Pelaksana Teknis (UPT) menyampaikan bahwa pihaknya telah membuka layanan dukungan Psikososial bagi korban luka ringan hingga korban luka berat. (*)

Reporter: Santi Wahyu | Editor : Lutfiyu Handi

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.