GONJANG-ganjing perekonomian dunia bukanlah isapan jempol semata. Buktinya kini sudah ada 28 negara dalam antrean sebagai pasien Dana Moneter Internasional atau IMF. Bahkan saat ini lebih dari 1/3 negara-negara di dunia sedang terlilit/terbebani utang. Meski Indonesia diyakini masih kuat dan tegar menghadapi gelombang resesi, tapi Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta semua pihak ‘eling lan waspodo’ (Jawa: waspada dan hati-hati). IMF sendiri menyebut Indonesia tetap menjadi sebuah titik yang terang di tengah ekonomi dunia yang memburuk. Meski demikian, untuk 2023 IMF tetap memangkas perkiraan pertumbuhan ekonomi Indonesia 0,8 poin persentase menjadi 5,2 persen. Tapi kondisi itu jauh lebih baik dibanding proyeksi pertumbuhan dunia tahun depan yang hanya sebesar 2,9 persen. Saat dunia gelap, Indonesia diyakini sudah menyiapkan lentera.BACABERITA LENGKAP, KLIK DI SINI https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/10/12102022.pdf
[3d-flip-book id="115484" ][/3d-flip-book]https://cdn.lentera.co/c/newscenter/lenteratoday/2022/10/12102022.pdf">