05 April 2025

Get In Touch

Masuki Musim Penghujan, Pemkab Jombang Gelar Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana

Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah (paling kanan) menyaksikan penandatanganan Kerjasama Bidang Perlindungan Sumberdaya Hutan Pembibitan dan Penanaman antara Perum Perhutani KPH Jombang dengan Polres Jombang.
Bupati Mundjidah Wahab dan Wabup Sumrambah (paling kanan) menyaksikan penandatanganan Kerjasama Bidang Perlindungan Sumberdaya Hutan Pembibitan dan Penanaman antara Perum Perhutani KPH Jombang dengan Polres Jombang.

JOMBANG (Lenteratoday)-Bersamaan datangnya musim penghujan Pemkab Jombang menggelar  Apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana dan Penandatanganan Kerjasama Bidang Perlindungan Sumberdaya Hutan Pembibitan Dan Penanaman di Kabupaten Jombang Tahun 2022 di lapangan Wana Wisata dan Bumi Perkemahan Sumberboto, Kecamatan Mojowarno, Jumat  (21/10/2022)

Apel dipimpin langsung Bupati Jombang Hj Mundjidah Wahab dihadiri bersama Wakil Bupati Jombang Sumrambah, Forkopimda Kabupaten Jombang, ADM Perhutani KPH Jombang Muklisin, Kepala OPD terkait lingkup Pemkab Jombang, camat dan Forkopimcam se-Kabupaten Jombang.

Bupati Mundjidah Wahab menyampaikan apel gelar pasukan dan peralatan dalam rangka menghadapi bencana di wilayah Kabupaten Jombang 2022. Juga sekaligus memastikan, mengecek kesiapan personel dan peralatan sebagai bentuk tanggung jawab dan kepedulian atas bencana alam yang mungkin saja terjadi di Kabupaten Jombang.

Mengingat kondisi geografis, geologis dan topografi Kabupaten Jombang yang terdiri dari daratan, pegunungan, persawahan yang rentan dengan gangguan alam yang dapat terjadi sewaktu-waktu. Apalagi saat ini sudah memasuki masa peralihan musim. Yakni dari musim kemarau ke musim penghujan yang biasa disebut dengan musim pancaroba.

“Akibat cuaca yang tidak menentu, tidak menutup kemungkinan terjadi cuaca ekstrem yang mengakibatkan bencana hidrometeorologi, sehingga seluruh pihak harus meningkatkan kesiapsiagaan baik personel, individu maupun sumberdaya peralatan yang dimiliki", tutur Bupati Mundjidah Wahab.

Dengan ada potensi peningkatan curah hujan, perlu kewaspadaan dan kesiapsiagaan terhadap potensi lanjutan bencana hidrometeorologi. Hal ini harus disampaikan kepada masyarakat dan semua pihak terkait agar bersiap melakukan langkah pencegahan dan mitigasi terhadap potensi bencana hidrometeorologi, seperti banjir, tanah longsor, angin kencang, angin puting beliung atau ancaman badai tropis lain.

Ditambahkan, melalui apel kesiapsiagaan diharapkan menjadi sarana meningkatkan koordinasi, konsolidasi dan sinergitas semua elemen dalam menghadapi potensi bencana, sehingga semua pihak dapat memahami tugas masing-masing agar pelaksanaan tugas di lapangan dapat berjalan dengan optimal. "Sosialisasi terkait pemahaman tentang bencana pada setiap kegiatan harus disampaikan ke masyarakat, agar mereka mengetahui, waspada dan tanggap  bencana alam" tegasnya.

Partisipasi aktif dari Forkopimda, Forkopimcam, tokoh agama, tokoh masyarakat, relawan, wirausaha, tenaga kesehatan untuk meningkatkan jalinan komunikasi demi tercipta pola koordinasi yang baik agar tercipta kesiapsiagaan dan manajemen penanggulangan bencana yang optimal menjadi penting.

Bupati mengimbau kepada peserta apel dan masyarakat luas untuk meningkatkan sinergitas dalam rangka pencegahan, mitigasi dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi bencana alam, menyusun rencana dengan menyesuaikan tata kelola kedaruratan protokol kesehatan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana kesiapsiagaan agar dapat dilaksanakan semua pihak dan harus siap menangani bencana secara tuntas.

Selanjutnya melaksanakan pendekatan secara preventif kepada masyarakat terkait peran serta dalam menghadapi bencana alam, melaksanakan pelatihan secara intens dan terpadu terhadap personel yang akan ditugaskan agar siap dan tanggap dalam menjalankan tugas, melakukan pengecekan secara berkala terhadap semua peralatan dan perlengkapan SAR oleh masing-masing instansi agar dapat berfungsi pada saat dibutuhkan dalam penanggulangan bencana alam.

Menjaga kesehatan dan mempedomani protokol kesehatan dalam menjalankan tugas agar personil dapat menjalankan tugas dengan optimal. "Terimakasih kepada semua peserta apel Kesiapsiagaan Tanggap Bencana 2022, semoga apa yang dilakukan memberikan manfaat bagi masyarakat, bangsa dan negara, sekaligus membangun semangat kita untuk terus berjuang demi kemanusiaan" pungkasnya.

Bupati Jombang, Hj. Mundjidah Wahab pada kesempatan tersebut menyaksikan Penandatanganan Kerjasama Bidang Perlindungan Sumberdaya Hutan Pembibitan Dan Penanaman antara Perum Perhutani KPH Jombang dengan Kepolisian Resort Jombang. Bupati Mundjidah Wahab juga melakukan penanaman pohon.(*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor: Widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.