05 April 2025

Get In Touch

Pengrajin Batik Apresiasi Langkah Pemkot Pasarkan Batik Khas Surabaya di Kancah Nasional

Wahyu Subiyantoro, menjelaskan motif batik 'Gembili Wonokromo' saat konferensi pers di Humas Kominfo Pemkot Surabaya, Senin (14/11/2022)
Wahyu Subiyantoro, menjelaskan motif batik 'Gembili Wonokromo' saat konferensi pers di Humas Kominfo Pemkot Surabaya, Senin (14/11/2022)

SURABAYA (Lenteratoday) -Pengrajin Batik di Surabaya sangat mengapresiasi langkah Pemerintah Kota Surabaya yang mengadakan konser musik untuk memperkenalkan batik Surabaya ke kancah nasional

Pengrajin batik yang juga pemenang harapan satu lomba desain batik Surabaya 2022, Wahyu Subiyantoro mengungkapkan gebrakan pemkot untuk membuat ikon Surabaya dan memajukan pengrajin batik atau masyarakat.

"Saya rasa Pemkot Surabaya tahun ini sudah melakukan gebrakan yang bagus, Pemkot mengambil sari dari culture Surabaya lalu dijadikan icon untuk kemudian akan digunakan bersama. Nah saya rasa kuncinya adalah penggunaan bersama itu," ujar Wahyu, Senin (14/11/2022).

Ia juga mengungkapkan bentuk pengunaan bersama tersebut ialah motif yang ia ciptakan dapat digunakan bagi semua UMKM batik yang ada di Surabaya. "Umpamanya begini, saya kan menang dengan desain batik surabaya tahun 2022 dengan motif Gembili Wonokromo. Pemkot Surabaya akan memberikan hak motif ini untuk semua UMKM Batik yang ada di Surabaya dan itu saya rasa belum pernah terjadi kemarin-kemarin." ujarnya.

Wahyu menjelaskan motif yang ia ciptakan terinspirasi dari suasana Jalan Gembili III di Kecamatan Wonokromo, yang merupakan salah satu 'Kampung Kota' di Surabaya. Mengambil latar tahun 70-an, dimana terdapat semua lapisan masyarakat yang dapat mewakili "Little Surabaya".

"Secara layout, 'Gembili Wonokromo' merupakan batik dengan modul berulang, petualangannya ke arah kanan dan kiri, tidak ke atas karena bagian atas dan bawah ada motif pinggiran." ucapnya.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Koperasi Usaha Kecil dan Menengah dan Perdagangan Kota Surabaya Fauzie Mustaqiem Yos, mengatakan pembinanaan yang dilakukan Pemkot Surabaya untuk pengrajin batik ialah untuk memperkenalkan batik di kancah nasional sehingga dapt diproduksi masal.

"Pembinaan teman-tan pengrajin batik tak hanya lomba desain saja, tetapi dapat dibuat sebagai baju atau seperti yang telah dilakukan melalui fashionshow dan baru kali ini kita coba pasarkan di skala nasional." pungkas Yos.

Dalam rangka mempopulerkan dan memperkenalkan batik Surabaya yang telah memiliki paten dan ciri khas, Pemerintah Kota Surabaya mendatangkan beberapa penyanyi ibukota, diantaranya Bunga Citra Lestari dan Kunti Adji.

Event konser dengan tema "Spontanz Festival In Celebration With Batik Surabaya" akan digelar 18 November 2022 di Tunjungan Plaza dengan harga tiket Rp. 150.000.

Reporter: Miranti Nadya|Editor: Arifin BH

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.