05 April 2025

Get In Touch

DPRD Surabaya Pertanyakan Realisasi Beasiswa SMA/SMK Sederajat Belum Sesuai Target

DPRD Surabaya saat mendengarkan penjelasan perkembangan beasiswa untuk siswa SMA/SMK sederajat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Selasa (15/11/2022). (Foto:Endang/Lentera)
DPRD Surabaya saat mendengarkan penjelasan perkembangan beasiswa untuk siswa SMA/SMK sederajat Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya, Selasa (15/11/2022). (Foto:Endang/Lentera)

SURABAYA (Lenteratoday) - Program penunjang pendidikan dari Pemkot Surabaya berupa pemberian beasiswa untuk siswa SMA/SMK sederajat dinilai DPRD Surabaya masih jauh dari target. Target awal program ini adalah 25 ribu penerima beasiswa tahun 2022 ini. Hingga saat ini realisasi baru diberikan kepada 3.004 siswa. Meski demikian, Pemkot optimistis bisa menyalurkan 13 ribu beasiswa hingga akhir tahun nanti.

Dinas Kebudayaan, Kepemudaan, dan Olahraga serta Pariwisata (Disbudporapar) Kota Surabaya melalui Kabid Kepemudaan, Wawan  mengatakan, "Hingga saat ini, sebanyak 3004 sudah bisa direalisasikan, selebihnya masih akan direalisasikan melalu dana PAK  sebanyak 16.122 siswa melalui dana PAK," ucapnya, Selasa (15/11/2022).

Wawan juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengupayakan sebanyak mungkin siswa bisa segera menerima bantuan beasiswa tersebut, namun baru bisa mencapai 3.004 siswa.

Walhasil, kecilnya angka jumlah siswa penerima beasiswa ini, dipertanyakan oleh Ketua Komisi D, Khusnul Khotimah. "Jumlah realisasi awal itu hanya 884 siswa, dalam kurun waktu Januari hingga Juli 2022. Pertanyaannya, apakah petugas Pemkot yang melakukan realisasi tidak mampu menyelesaikan target atau memang program ini tidak diminati masyarakat?" tutur Khusnul Khotimah kepada pihak Pemkot.

Pertanyaan tersebut lantas dijawab oleh Wawan, bahwa yang menjadi kendala kecepatan pemberian beasiswa adalah pembuatan buku tabungan yang memakan waktu. Sementara untuk sasaran selanjutnya sebanyak 16.122 siswa, pihaknya optimis akan dapat merealisasi beasiswa kepada sebanyak 13.000 siswa. Beasiswa yang diberikan adalah berupa dana senilai Rp 200 ribu tiap bulan.

Untuk tahun anggaran 2023, program tersebut akan terus dilanjutkan namun tidak lagi di bawah penanganan Disporabudpar, melainkan oleh Bidang Kesejahteraan Masyarakat.

Terkait para penerima beasiswa tersebut, anggota Komisi D Hari Santoso mengusulkan agar kelompok siswa SLB  juga mendapat beasiswa tersebut. Usul ini diperkuat oleh Anggota DPRD Surabaya lainnya, Herlina Harsono Njoto. "Untuk siswa disabilitas, juga seharusnya bisa menjadi penerima beasiswa tersebut, agar bantuan pemerintah ini juga bisa dirasakan manfaatnya bagi siswa yang "istimewa" ini," ucapnya. (*)

Reporter : Endang Pergiwati | Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.