05 April 2025

Get In Touch

Ingat! Dilarang Nyalakan Petasan Saat Tahun Baruan di Gunung Ijen

Ingat! Dilarang Nyalakan Petasan Saat Tahun Baruan di Gunung Ijen

BANYUWANGI (Lenteratoday) - Gunung Ijen tetap dibuka saat tahun baru. Tapi ada satu catatan penting, pengunjung yang datang dilarang menyalakan petasan.
Kebijakan itu disampaikan oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Banyuwangi selaku pengelola Taman Wisata Alam (TWA) Kawah Ijen.

Kepala Seksi Konservasi Wilayah V Purwantono menegaskan yang dilarang adalah menyalakan kembang api atau jenis petasan lainnya.

Demi mengantisipasi wisatawan nakal, BKSDA bersama pihak kepolisan akan bersiaga di pos penjagaan serta melakukan razia petasan.

"Dari polsek nanti ada yang stand by di posko. Petugas dari BKSDA nanti juga ada yang berjaga 6 sampai 8 orang," ujar Purwantono, Selasa (27/12/2022).

Namun, wisatawan tidak perlu kecewa. Pendakian TWA Kawah Ijen tetap dibuka di malam pergantian tahun itu. Hanya saja, pendakian baru boleh dilakukan pukul 02.00 WIB.

"Baru boleh mendaki pukul 02.00 WIB. Sehingga saat pergantian tahun wisatawan masih berada di Paltuding (pos 1)," ujar dia.

Larangan menyalakan kembang api itu dilakukan untuk menjaga kelestarian ekosistem flora dan fauna di gunung yang ada di perbatasan Banyuwangi-Bondowoso itu.

Gunung ini memiliki ketinggian 2.386 mdpl.Gunung Ijen terakhir meletus pada tahun 1999. Salah satu fenomena alam yang paling terkenal dari Gunung Ijen adalah blue fire (api biru) di dalam kawah yang terletak di puncak gunung tersebut.

Pesona api biru atau lebih dikenal dengan blue fire di Gunung Ijen ini berasal dari bercampurnya gas belerang dan oksigen pada suhu tertentu yang membentuk layaknya lidah api berwarna biru.(*)

Sumber:rls,dya / Editor: widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.