
BATU (Lenteratoday) – Pemerintah Kota (Pemkot) Batu melalui Dinas Pariwisata (Disparta) pasang target sebanyak 10 juta wisatawan berkunjung di 2023 ini. Optimisme ini dikarenakan, pada tahun 2022 kemarin saat kegiatan belum optimal efek pandemi, jumlah pengunjung Kota Batu sudah menyentuh angka 7,5 juta.
“Target itu kami nilai realistis mengingat tahun 2022 lalu, data sementara yang masuk ada 7.445.799 kunjungan wisatawan dari target 7,5 juta wisatawan,” ujar Kepala Disparta Kota Batu, Arief As Siddiq, saat dikonfirmasi pada Minggu (15/1/2023).
Kepala Disparta Batu bahkan menyebutkan, di tahun ini pihaknya telah menyiapkan 56 event. Baik tingkat kelurahan, kota, nasional maupun internasional. “Kami sudah menyusun agenda wisata yang dihimpun dari seluruh pelaku wisata, pemdes/kelurahan hingga SKPD yang ada di Pemkot Batu. Tujuannya agar event berskala nasional mupun internasional bisa menarik wisatawan sebanyak mungkin ke Kota Batu,” katanya.
Arif kemudian menyampaikan, terdapat 3 event pembuka yang dapat dinikmati wisatawan di bulan Januari. Salah satunya adalah Pentas Padang Bulan di Sendra Tari Arjuna Wiwaha pada tanggal 7 Januari. Kemudian Jambore Desa Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan, yang dilaksanakan di bulan Februari.
“Melalui Jambore Desa Wisata dan Asosiasi Kepariwisataan, kami ingin mengajak pelaku atau Asosiasi Kepariwisataan mengelilingi desa wisata yang ada di Kota Batu. Harapannya mereka bisa mengetahui potensi desa wisata di Kota Batu untuk selanjutnya dipromosikan dan dijual kepada wisatawan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, pada bulan Maret, Arief mengaku terdapat event bertajuk Kompetisi Batu Tourism Fotografi. Dilanjutkannya, pada bulan April terdapat Festival Seni Sono. Sementara bulan Mei Rock Gunung eksplore Panderman tanggal 13 Mei dan Moto Cross Nasional selama dua hari, sejak 20-21 Mei.
“Ada juga Kongres Kebudayaan, pemeran pusaka hingga Tour Gowes Nasional di bulan Juni. Untuk Juli akan ada sport tourism berupa Batu Internasional Tourism Paragliding Festival. Terbaru juga ada Batu Night Run di bulan Agustus,” imbuhnya.
Menuju penghujung tahun, Pemkot Batu juga telah mempersiapkan acara yang diharapkan dapat menarik minat wisatawan. Diantaranya pada bulan September, terdapat Festival Bantengan dan Jaran Kepang yang dimotori oleh Bantengan Nuswantoro.
Selanjutnya di bulan Oktober terdapat Batu Art Flower Carnival dan Festival Kuliner. “Untuk penghujung tahun ada juga agenda KWB Super Adventure dan expo pariwisata hybrid di bulan November. Sedangkan Desember ada Batu Tourism Award,” beber Arief.
Diakhir, pihaknya berharap dengan puluhan agenda yang telah disiapkan, dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Kota Batu. Terlebih di 2023 ini pihaknya menargetkan kunjungan wisatawan mencapai 10 juta wisatawan. (*)
Reporter: Santi Wahyu | Editor:widyawati