05 April 2025

Get In Touch

Pejabat Pemkot-DKD Kota Kediri Kolaborasi Pentaskan Opera ‘Sampek Engtay’

Salah satu adegan Opak Sampek Engtay yang dipentaskan pejabat Pemkot berkolaborasi dengan DKD Kota Kediri. (Foto:istimewa)
Salah satu adegan Opak Sampek Engtay yang dipentaskan pejabat Pemkot berkolaborasi dengan DKD Kota Kediri. (Foto:istimewa)

KEDIRI (Lenteratoday)-Kolaborasi yang terus digaungkan Walikota Abu Bakar tidak hanya dalam pemerintahan, namun juga menyangkut dalam berkesenian. Inilah bila pejabat Pemkot Kediri berkolaborasi dengan Dewan Kebudayaan Daerah (DKD) Kota Kediri mementaskan kesenian Opera Panji Kediri (Opak), Jumat (27/1/2023) malam .

Pertunjukan yang dihelat di salah satu cafe & resto di Kota Kediri tersebut, menampilkan lakon ‘Sampek Engtay’ diperankan oleh para beberapa seniman ketoprak, dari unsur pemerintahan seperti Camat Kota dan Lurah Ringinanom, serta warga dari Kelurahan Ringinanom yang dikenal banyak mempunyai talenta-talenta di bidang kesenian.

Dengan alur cerita yang menunjukkan perjuangan seorang wanita memperjuangkan persamaan hak untuk memperoleh pendidikan berhasil memukau para penonton yang hadir.

Camat Kota Arief Cholisudin yang juga ikut berpartisipasi menjadi pemain dalam kesenian Opak ini mengatakan jika keikutsertaannya adalah sebuah bentuk kepedulian Pemkot Kediri agar kebudayaan seperti kesenian ketoprak atau opera tetap ada sebagai sarana hiburan semua warga.

"Hal ini kita lakukan sebagai upaya pemerintah dalam menjaga eksistensi budaya lokal. Apalagi kesenian seperti ketoprak atau opera seperti ini sudah jarang diadakan. Sangat sayang sekali jika kesenian seperti ini punah," ungkap Arief Cholisudin, Jumat, (27/1/2023).

Cholis menambahkan pertunjukan ini juga untuk menjalankan program unggulan dari Walikota Kediri yaitu Kampung Keren untuk memunculkan karakteristik kawasan, keunikan, budaya, keterampilan dan peningkatan potensi ekonomi di setiap kelurahan.

"Kebetulan warga dari Kelurahan Ringinanom banyak sekali yang memiliki potensi untuk berkesenian. Sehingga Kelurahan Ringinanom dijadikan sebagai Kampung Seni. Dengan Kampung Seni ini bisa menjadi wadah positif bagi masyarakat dalam mengembangkan kesukaan mereka," tandasnya.

Sementara itu Yuwono Wahyu Alam, Ketua Dewan Kebudayaan Daerah Kota Kediri mengatakan kegiatan tersebut awalnya diinisiasi karena keprihatinan terhadap seniman opera dan ketoprak yang sudah jarang tampil karena sepi pertunjukan.

Kegiatan tersebut untuk mengumpulkan dan memberikan wadah untuk para seniman opera dan ketoprak untuk menghidupkan kembali kesenian tersebut yang sudah jarang diadakan.

"Pertunjukan ini adalah wadah untuk para seniman opera dan ketoprak  menyalurkan bakat. Selain itu kolaborasi ini adalah upaya bersama untuk menjaga eksistensi budaya lokal,” ujar Yuwono.

“Melalui kesenian Opak ini saya ingin memperkenalkan kepada generasi muda yang mungkin masih ada yang belum mengetahui kesenian opera dan ketoprak itu seperti apa," imbuh Yuwono.(*)

Reporter: Gatot Sunarko | Editor:widyawati

Share:
Lentera Today.
Lentera Today.